Polresta Bogor Kota, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor, gencar melakukan upaya pencegahan agar para pelajar tidak terlibat dalam aksi penyampaian aspirasi. Upaya ini melibatkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor sebagai ujung tombak edukasi kepada para siswa.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Adhitya Panji Anom menyatakan bahwa komunikasi intensif telah terjalin dengan Pemerintah Kota Bogor terkait hal ini. “Sebisa mungkin nanti Dinas Pendidikan akan menyampaikan untuk keterlibatan pelajar diimbau untuk tidak melakukan unjuk rasa, baik di wilayah Bogor Kota maupun di DKI Jakarta,” ujar Adhitya pada Rabu (28/10/2026).
Untuk mengantisipasi pergerakan massa, petugas melakukan penjagaan ketat di Stasiun Bogor dan terminal. Selain pelajar, masyarakat umum yang berencana menuju Jakarta untuk bergabung dalam aksi juga diimbau untuk tidak berangkat. “Di wilayah Polresta Bogor Kota, kami sudah melakukan penyekatan, khususnya di stasiun, terminal, dan di beberapa lokasi yang memang kami pandang penting untuk melakukan penyekatan massa supaya tidak ada yang bergeser ke Jakarta,” jelas Adhitya.
Aksi penyampaian aspirasi tersebut rencananya akan digelar di beberapa titik strategis di Jakarta, meliputi Gedung DPR/MPR RI, Bundaran HI, kawasan Monas, dan Tugu Tani.
Pengamanan di Bogor
Adhitya merinci bahwa pengamanan di Kota Bogor difokuskan pada dua lokasi utama: Pintu 1 Istana Bogor dan Tugu Kujang. Ia menegaskan bahwa petugas gabungan akan memberikan pelayanan dan pengamanan dengan pendekatan yang humanis.
Ia mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, serta melindungi ruang publik dan fasilitas umum. “Kami mohon dukungan dari seluruh masyarakat agar kegiatan penyampaian aspirasi di muka umum dapat disampaikan secara baik, santun, tidak merusak fasilitas umum, dan tidak mengganggu pengguna jalan lain, sehingga penyampaian aspirasi itu betul-betul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Adhitya mengungkapkan bahwa total ada 484 personel gabungan yang dikerahkan di Kota Bogor. Selain itu, satu satuan setingkat kompi (SSK) Brimob turut dilibatkan untuk memperkuat pengamanan di kawasan Istana Bogor dan Tugu Kujang.