Polres Bekasi Kota Jalin Kemitraan Industri untuk Tingkatkan Keterampilan Siswa SMK

Bekasi – Polres Metro Bekasi Kota meluncurkan program inovatif bernama Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kesiapan kerja bagi generasi muda. Program ini berfokus pada penyediaan sarana praktik dan pelatihan konveksi yang ditujukan bagi siswa SMK jurusan Tata Busana.

Langkah strategis ini diawali dengan penandatanganan kerja sama antara Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana dan Direktur PT Sentosa Garmindo Pratama, Ananda Kurnia Utara. Perusahaan mitra industri tersebut menyatakan komitmen penuh untuk mendukung program ini.

Pemilihan jurusan Tata Busana sebagai sasaran awal didasari pada kebutuhan penguatan fasilitas pembelajaran praktik, khususnya peralatan konveksi yang esensial untuk menunjang keterampilan industri. Menyadari hal ini, Polres Metro Bekasi Kota berinisiatif menjalin kemitraan dengan dunia usaha guna menyediakan sarana pelatihan yang lebih memadai.

“Kami melihat adanya kebutuhan untuk memperkuat fasilitas praktik bagi siswa jurusan Tata Busana. Karena itu, kami menggandeng dunia industri agar mereka memiliki kesempatan belajar dengan peralatan yang lebih memadai. Kami ingin para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga menguasai keterampilan yang dibutuhkan ketika memasuki dunia kerja,” ujar Kombes Putu Kholis dalam keterangannya, Senin (19/10/2026).

Tahap awal program Poliran akan diikuti oleh 60 siswa SMK jurusan Tata Busana, yang dibagi ke dalam dua kelas masing-masing berkapasitas 30 peserta. Kegiatan pelatihan dijadwalkan dimulai pada Selasa (20/10/2026) dan akan dilaksanakan setiap hari Senin hingga Jumat di SMKN 1 Kota Bekasi.

Keikutsertaan masyarakat umum akan dilaksanakan secara bertahap. Saat ini, Satbinmas Polres Metro Bekasi Kota sedang dalam proses pendataan dan pendaftaran peserta. Diharapkan, langkah ini dapat memperluas kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelatihan ini akan didukung oleh 429 unit mesin dan peralatan konveksi yang rencananya akan ditempatkan di SMKN 1 Kota Bekasi. Sarana tersebut meliputi mesin jahit industri, mesin obras, mesin interlock, mesin pemotong, serta perlengkapan produksi lainnya. Materi pembelajaran akan mencakup pengoperasian mesin, pembuatan pola, pemotongan bahan, teknik menjahit, penyelesaian pakaian, dan pemeriksaan kualitas hasil produksi, dengan dukungan instruktur dari PT Sentosa Garmindo Pratama.

Kombes Putu menambahkan, Program Poliran sejalan dengan semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’ dalam arah kebijakan prioritas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto, yang mendorong kepolisian hadir sebagai mitra dalam menjawab kebutuhan warga. Melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan dan industri, Polres Metro Bekasi Kota berupaya memperkuat kesiapan kerja generasi muda sekaligus memperluas akses pemberdayaan bagi masyarakat yang membutuhkan keterampilan produktif.

“Kepedulian kami tidak berhenti pada siswa yang mengikuti pelatihan tahap awal. Kami juga ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat yang sedang mencari pekerjaan untuk memperoleh keterampilan dan meningkatkan peluang penghasilan. Karena itu, program ini akan terus dikembangkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh warga Kota Bekasi,” pungkas Putu Kholis.

Tinggalkan komentar