Polda Metro Jaya Kembali Sita Alat Isap Sabu di Kampung Boncos

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kembali melakukan penggerebekan di kawasan Kota Bambu Selatan, Jakarta Barat, yang dikenal sebagai Kampung Boncos. Dalam operasi terbaru ini, polisi berhasil menemukan sejumlah barang bukti terkait penyalahgunaan narkoba, termasuk alat isap sabu atau bong dan pipet.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Bismo Teguh Prakoso, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin yang ditingkatkan untuk Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Operasi ini melibatkan 101 personel gabungan dari berbagai unit, termasuk Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Ditsamapta, Satbrimob, Bidpropam, Biddokkes, Bidhumas, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, POM TNI, serta Satpol PP DKI Jakarta.

Kombes Bismo menegaskan bahwa operasi ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada upaya pemulihan kawasan agar tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas terlarang. “Pemberantasan narkotika harus berjalan bersama dengan pemulihan kawasan. Kami melakukan pemeriksaan dan penindakan secara terukur terhadap setiap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, sekaligus mendorong agar lingkungan tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas serupa,” ujar Bismo.

Dalam penyisiran yang dilakukan pada Senin (19/10/2026) tersebut, petugas tidak mengamankan tersangka. Namun, ditemukan tujuh alat hisap, 10 pipet, dua pak sedotan, 10 korek api, satu palu, dua gunting, dan empat cutter. Seluruh barang bukti tersebut kemudian dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika. “Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, kami mendorong penanganan narkotika tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga pencegahan dan kepedulian terhadap lingkungan. Informasi dari masyarakat sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika kembali muncul,” kata Kombes Budi.

Tinggalkan komentar