JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana melakukan perbaikan pada separator di Koridor 9 Transjakarta. Langkah ini diambil sebagai upaya pencegahan agar insiden truk yang menabrak pembatas jalan di jalur busway tidak terulang kembali.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa penanganan teknis perbaikan akan dilakukan oleh Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta. “Yang jelas untuk koridor itu, pasti akan kita lakukan perbaikan supaya truk-truk yang selama ini juga sering memanfaatkan itu tidak bisa melakukan itu,” ujar Pramono di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Pramono menambahkan bahwa rencana penanganan ini mencakup kemungkinan pemasangan separator tambahan. Namun, ia menyerahkan sepenuhnya detail teknis pelaksanaan kepada instansi terkait. “Bahwa nanti ada pemasangan separator dan sebagainya, teknisnya biar dilakukan oleh Perhubungan dan Bina Marga,” jelasnya.
Insiden truk menabrak separator busway di Koridor 9 dilaporkan terjadi sebanyak empat kali dalam sebulan terakhir, yaitu antara September hingga Oktober. Frekuensi kejadian ini sempat menimbulkan keluhan dari warganet karena seringnya kecelakaan terjadi di sekitar Koridor 9 Transjakarta.
Koridor 9 Transjakarta sendiri memiliki rute utama yang melayani perjalanan antara Pinang Ranti dan Pluit, dengan beberapa sub-rute seperti 9N (Pinang Ranti-Simpang Cawang), 9A (Cililitan-Grogol), dan 9C (Pinang Ranti-Bundaran Senayan).