PEMIRA Ajak Pemuda Dukung Asta Cita untuk Indonesia Emas 2045

Jakarta – Organisasi Pemuda Indonesia Raya (PEMIRA) menyelenggarakan konsolidasi nasional yang bertajuk “Menuju Satu Abad Sumpah Pemuda: Konsolidasi Kekuatan Aktivis Mewujudkan Indonesia Emas 2045”. Dalam acara ini, PEMIRA mengajak generasi muda untuk memberikan dukungan terhadap program Asta Cita sebagai langkah konkret mewujudkan cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 1.000 aktivis dari berbagai daerah ini berlangsung di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta, pada Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini turut melibatkan berbagai eksponen Cipayung Plus, organisasi kepemudaan (OKP), serta sejumlah komunitas.

Menurut keterangan yang diterima pada Minggu (18/10/2026), PEMIRA menyatakan bahwa konsolidasi ini menjadi wadah penting untuk menyatukan gagasan dan memperkuat keterlibatan generasi muda dalam pembangunan bangsa. Kegiatan ini juga menjadi momen refleksi dua tahun masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, acara ini menjadi ajang penyusunan Manifesto Pemuda Indonesia Raya 2026-2045, sebagai wujud kontribusi pemuda untuk Indonesia Emas 2045.

Rangkaian acara diisi dengan pembacaan teks Sumpah Pemuda, dilanjutkan dengan doa lintas agama yang memohon kesehatan dan keselamatan bagi para pemimpin negeri, serta keberkahan untuk dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Sesi dilanjutkan dengan penyampaian catatan kinerja dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran oleh delapan perwakilan organisasi yang hadir.

Koordinator PEMIRA kemudian menyampaikan pidato yang memaparkan Manifesto Pemuda menuju peringatan satu abad Sumpah Pemuda dan target Indonesia Emas 2045. Dalam pidatonya, ia secara khusus mengajak generasi muda untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program Asta Cita.

Lebih lanjut, PEMIRA juga mendorong partisipasi aktif anak muda di ranah politik. Organisasi ini berharap agar para pemuda dapat bergabung dengan Partai Gerindra, bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober mendatang. Ajakan ini merupakan bagian dari upaya mendorong generasi muda untuk mengambil peran yang lebih signifikan dalam partisipasi politik dan pembangunan nasional.

PEMIRA memandang keterlibatan pemuda sebagai elemen krusial dalam mengawal agenda pembangunan dan mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Melalui konsolidasi nasional ini, Manifesto Pemuda Indonesia Raya 2026-2045 diharapkan dapat menjadi landasan gerakan pemuda dalam merumuskan gagasan inovatif, memperkuat kolaborasi antar-organisasi, serta memperluas kontribusi generasi muda di berbagai bidang pengabdian dan partisipasi politik.

Tinggalkan komentar