JAKARTA – Aksi pencurian tas penumpang yang tertinggal di dalam Kereta Rel Listrik (KRL) tujuan Bogor-Jakarta Kota menjadi viral di media sosial. Petugas KAI Commuter akhirnya berhasil menangkap pelaku di Stasiun Tebet.
Public Relations Manager KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan peristiwa pencurian yang terjadi pada Selasa (29/9) lalu. Pihak KAI Commuter segera melakukan pengecekan melalui CCTV Analytic untuk mengidentifikasi pelaku.
“Dari laporan pengguna dan surat kehilangan dari pihak berwajib, petugas terkait menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV Analytic, dan petugas berhasil mengidentifikasi terduga pelaku. Dari hasil penelusuran, terduga pelaku dengan membawa ciri-ciri tas ransel dimasukkan ke dalam data base CCTV analytic,” jelas Leza dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (2/10/2026).
Leza menjelaskan, pelaku yang merupakan seorang pria tersebut diamankan di Stasiun Tebet pada Kamis (1/10). Penangkapan ini berawal dari pengenalan ciri-ciri pelaku yang terdeteksi menaiki KRL relasi Bogor-Jakarta Kota dari Stasiun Universitas Indonesia (UI).
Berdasarkan hasil deteksi tersebut, petugas berhasil menangkap pelaku saat turun di Stasiun Tebet. Pelaku kemudian dibawa ke ruang pengamanan stasiun.
“Terduga pelaku berhasil diamankan pada saat turun dari Commuter Line dan akan keluar dari Stasiun Tebet,” ujarnya.
Dalam interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya dan menyatakan tas tersebut berisi laptop, telepon seluler, dompet, serta kartu identitas. Pelaku juga mengaku laptop masih berada di rumahnya, sementara tas dan dompet telah dibuang.
“Petugas KAI Commuter kemudian menghubungi pengguna yang melaporkan kehilangan tas ransel untuk datang ke Stasiun Tebet. Pada pukul 09.01 WIB, hari ini, pengguna tiba di Stasiun Tebet dan bertemu dengan terduga pelaku,” tutur Leza.
Setelah mendapatkan penjelasan dari petugas, korban menyatakan akan melaporkan pelaku ke polisi. KAI Commuter pun segera berkoordinasi dengan pihak Kepolisian.
“Terduga pelaku telah diserahterimakan kepada Kepolisian Polda Metro Jaya untuk proses hukum lebih lanjut,” jelas Leza.
Leza memastikan bahwa KAI Commuter berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh pengguna Commuter Line. Penelusuran melalui CCTV merupakan salah satu upaya yang dilakukan dalam menindaklanjuti laporan terkait kejadian kriminalitas di dalam perjalanan maupun di stasiun.
Ia menambahkan, KAI Commuter akan terus memaksimalkan pelayanan dan menindak tegas pelaku kejahatan. Leza juga mengimbau pengguna Commuter Line untuk selalu menjaga dan mengawasi barang bawaannya serta segera melaporkan kepada petugas jika mengalami atau mengetahui kejadian yang mengganggu keamanan dan kenyamanan atau mencurigakan.
“Ini menjadi bukti bahwa KAI Commuter tetap responsif, dan pasti mengambil tindakan atas hal-hal yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pengguna. Di sisi lain, kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna Commuter Line untuk selalu menjaga dan mengawasi barang bawaannya selama berada di stasiun maupun di Commuter Line,” imbuhnya.