Grobogan – Seorang pelajar berinisial RAH (17) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh om dari teman sekelasnya. Peristiwa ini terjadi di sebuah kafe di Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, dan dipicu oleh saling ejek nama orang tua.
Menurut ibu korban, Genduk Sri Lestari, aksi saling mengejek nama orang tua merupakan hal yang biasa terjadi di lingkungan sekolah mereka. “Di sekolah itu biasa pada panggil-panggilan ejek-ejekan pakai nama orang tua,” ungkapnya.
Rekaman CCTV menunjukkan korban yang mengenakan pakaian serba hitam sedang duduk di sebuah kursi panjang. Ia dikerumuni oleh beberapa orang. Meskipun percakapan tidak terdengar jelas, terlihat seorang terduga pelaku berkaos merah muda tiba-tiba memukuli korban berulang kali ke arah kepala dan tubuh. Korban terlihat tidak melakukan perlawanan.
Penganiayaan terjadi pada Minggu (11/10) sekitar pukul 22.45 WIB. Saat itu, korban yang sedang bekerja di kafe didatangi oleh sekitar enam orang yang dipimpin oleh om dari teman sekelasnya.
“Anak saya kan kerja di kafe itu, terus didatengin sama temen yang satu kelas itu dia ke sana bawa orang, yang datang sekitar enam orang,” jelas Genduk.
Awalnya, korban dipukul satu kali di dalam kafe. Setelah keluar dari kafe, penganiayaan berlanjut di luar. Korban didorong di jalan raya sebelum akhirnya dipukuli oleh terduga pelaku yang merupakan saudara dari temannya. Kejadian ini terekam dalam sebuah video.