Wakil Ketua Panitia Kerja (Panja) Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu, Aria Bima, mengungkapkan adanya wacana untuk menerapkan sistem e-accounting dalam penghitungan suara pada pemilu mendatang. Masukan mengenai akuntansi berbasis elektronik atau online ini telah mulai dibahas dalam forum Panja RUU Pemilu.
Menurut Aria Bima, sistem ini merupakan langkah maju yang terinspirasi dari negara lain seperti India yang telah mengadopsi metode serupa. “Ya, kita kan agak minder sama India, ya. India sebagian sudah melakukan itu, kan. Ya, kalau terpaksa e-voting belum ya, kita e-accounting. Kalau e-accounting itu nyentang atau nyoblos masih dilakukan, tapi begitu selesai, dihitung secara elektronik,” jelas Aria Bima di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Pembahasan mengenai opsi e-accounting ini dilakukan bersamaan dengan kajian terhadap e-voting yang sudah diterapkan di India, negara dengan populasi besar dan tingkat pendidikan yang relatif serupa dengan Indonesia. “Tapi kalau e-accounting, itu kita masih datang ke bilik, dicoblos, dicentang, terus masuk srep, langsung masuk ke penghitungan, tetapi tetap berjenjang. Kumpul di KPUD, kumpul di DPRD, tapi ini sudah e-accounting, sudah, sudah sistem elektronik,” ujar Aria Bima.
Ia menambahkan, “Itu termasuk dibicarakan, kalau yang, kalau yang e-voting juga kita bicarakan. Maka, kita pengin lihat India, yang relatif jumlah penduduk banyak dan standar ekonomi pendidikannya hampir sama sama kita, tapi di sana sudah e-voting loh.”
Legislator dari Fraksi PDIP ini menegaskan bahwa setiap masukan yang diterima akan ditelaah secara mendalam oleh Panja RUU Pemilu. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem pemilu yang lebih maju dan memperbaiki mekanisme yang ada. “Langkah koreksi untuk memperbaiki, ya. Bahkan langkah maju hal-hal yang tadi, ada wacana e-voting, e-accounting, sistem yang lebih pruden. Jangan sampai yang namanya suara ini hilang atau tidak menghasilkan suatu jumlah yang representatif dengan perhitungan-perhitungan kursi misalnya, ini kita pertimbangkan betul,” imbuhnya.