Orang Utan Terluka Akibat Karhutla di Kalimantan Tengah

Seekor orang utan jantan dengan berat 56 kilogram berhasil dievakuasi oleh tim konservasi. Satwa yang diperkirakan berusia 22 tahun ini mengalami luka ringan pada telapak tangan dan kakinya akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali meluas di Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Proses penyelamatan yang dilakukan oleh Tim Rescue SKSDA Wilayah II Pangkalan Bun bersama OF-UK ini berlangsung pada Kamis (8/10) sore di kawasan Km 8 Mendawai Seberang, Kotawaringin Barat. Setelah berhasil dievakuasi, orang utan yang diberi nama Bara tersebut dibawa ke Kantor SKSDA Wilayah II Pangkalan Bun untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun, Balai KSDA Kalimantan Tengah, Handi Nasoka, membenarkan adanya insiden penyelamatan satwa langka ini. “Tim Rescue SKSDA Wilayah II bersama OF-UK telah berhasil mengevakuasi satu individu orang utan,” ujar Handi.

Berdasarkan pemeriksaan awal oleh petugas, Bara mengalami luka ringan pada bagian telapak tangan dan kaki. Kondisinya akan terus dipantau secara intensif setelah dievakuasi dari lokasi karhutla. “Bara kemudian diamankan di Kantor SKSDA Wilayah II Pangkalan Bun. Petugas akan memantau kondisi satwa tersebut untuk menentukan langkah penanganan berikutnya,” jelasnya.

Tinggalkan komentar