Oknum Damkar Jaktim Diduga Tipu Warga Rp 70 Juta, Terancam Dipecat

JAKARTA – Seorang oknum anggota Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta Timur tengah menjalani pemeriksaan terkait dugaan penipuan terhadap warga. Kejadian ini mengakibatkan kerugian materiil hingga puluhan juta rupiah bagi korban.

Kepala Dinas Gulkarmat Provinsi DKI Jakarta, Bayu Meghantara, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. “Dalam tahap pemeriksaan. Menjadi perhatian seluruh jajaran,” ujar Bayu saat dihubungi, Minggu (4/10/2026).

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mendukung penuh proses hukum yang berjalan di kepolisian. Ia juga menyatakan bahwa oknum tersebut akan dipecat apabila terbukti melakukan pelanggaran. “Sanksinya tegas. Pak Gubernur sudah minta yang terbukti melakukan ini dipecat, tidak ada toleransi,” kata Chico.

Menurut keterangan Polres Metro Jakarta Timur, terduga pelaku dalam kasus ini adalah satu orang anggota Damkar Jakarta Timur. Pemprov dan Dinas Gulkarmat sedang menelusuri status kepegawaiannya dan memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat. “Proses hukum kami dukung penuh, dan secara kepegawaian akan diberhentikan begitu bukti menguatkan. Rekrutmen Damkar resmi tidak dipungut biaya. Yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan, itu penipuan,” jelas Chico Hakim.

Sebelumnya, seorang warga Jakarta Timur bernama Wintarko Setiawan (31) melaporkan telah menjadi korban dugaan penipuan dalam proses rekrutmen petugas pemadam kebakaran DKI. Ia mengaku mengalami kerugian sebesar Rp 70 juta. Kasi Humas Polres Jaktim AKP I Made Budi mengonfirmasi bahwa terduga pelaku merupakan anggota Damkar Jakarta Timur.

“Iya pelaku terduga anggota damkar. Iya Jaktim. Satu orang,” kata Budi kepada wartawan, Kamis (1/10). Laporan penipuan rekrutmen damkar tersebut telah diterima oleh Polres. Mengenai perkembangan pemeriksaan, Budi belum dapat memberikan informasi lebih lanjut. “Laporan sudah diterima oleh Polres, namun apakah terlapor sudah diperiksa atau belum saya belum dapat infonya lagi,” ujarnya.

Tinggalkan komentar