Nusantara Run Sukses Digelar, Ribuan Pelari Rayakan Keberagaman Budaya di TMII

JAKARTA – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Republik Indonesia berhasil menyelenggarakan ajang ‘Nusantara Run’ di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Sabtu (17/10/2026). Acara ini digelar untuk memeriahkan Hari Kebudayaan sekaligus merayakan 75 tahun lahirnya semboyan kebangsaan Bhinneka Tunggal Ika.

Nusantara Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga perayaan nyata atas keberagaman dan kekayaan budaya Nusantara. Rangkaian acara dimulai di area Tugu Api Pancasila TMII, yang merupakan miniatur Indonesia.

Menteri Kebudayaan (Menbud) RI, Fadli Zon, dalam sambutannya sebelum melepas para pelari kategori 5K, menekankan pentingnya harmoni bangsa. “Kita berada di TMII yang umurnya sudah 52 tahun, ini adalah miniatur Indonesia. Dan pada hari ini tanggal 17 Oktober 2026 kita memperingati Hari Kebudayaan, bertepatan dengan 75 tahun yang lalu telah lahir Bhinneka Tunggal Ika, semboyan kebangsaan kita, berbeda-beda tetap satu,” ujarnya.

Fadli Zon mengingatkan kembali betapa besarnya kekayaan bangsa Indonesia. “Indonesia ini terdiri dari 1340 suku bangsa, 718 bahasa dan begitu banyak budaya dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote,” jelasnya.

Pelepasan peserta lari 5K berlangsung meriah dengan iringan musik tradisional. Para pelari, termasuk Fadli Zon, melewati titik-titik ikonik seperti Anjungan Aceh di Kilometer 1 dan Anjungan Jawa Timur di Kilometer 3, merasakan kentalnya nuansa budaya di sepanjang lintasan.

Setelah mencapai garis finish, Fadli Zon menyampaikan antusiasmenya terhadap konsep rute Nusantara Run. Ia juga menyapa dan berinteraksi dengan para peserta. “Kita baru saja menyelesaikan Nusantara Run 5 km mengelilingi Taman Mini. Sambil kita berlari dan berjalan, kita bisa melihat bagaimana anjungan-anjungan yang ada di Taman Mini serta museum-museum yang kita lewati. Jadi kita benar-benar mengelilingi Nusantara kecil, mengelilingi Indonesia kecil,” ungkapnya.

Tingginya minat masyarakat terhadap acara ini terbukti dari kuota lebih dari 2.000 peserta yang habis terjual hanya dalam beberapa jam setelah pendaftaran dibuka. “Tentu dengan peserta yang sangat antusias tadi, kita lihat bahkan ada pelari yang menggunakan pakaian adat, ini luar biasa,” tambah Fadli Zon.

Fadli Zon mengapresiasi partisipasi TMII dan komunitas pelari, serta berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda berkelanjutan. “Mudah-mudahan kita semua tetap mencintai budaya kita, melestarikannya, melindunginya, dan tentu memanfaatkan serta membina kebudayaan kita. Mudah-mudahan ini bisa kita lakukan secara kontinu, semakin banyak peserta dan makin semangat,” pungkasnya.

Peserta disambut di area finish di Plaza Lokomotif dan Tram Mover menuju kawasan Pasar Budaya. Acara dilanjutkan dengan berbagai hiburan, termasuk penampilan Institut Musisi Jalanan (IMJ), permainan interaktif, dan pertunjukan Moluccan Soul.

Nusantara Run juga memberikan apresiasi kepada para pemenang untuk kategori unik seperti Individu, Keluarga (Family), dan Kostum Grup (Group Costume).

Acara ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu; dan Plt. Direktur Utama PT Bhumi Visatanda Indonesia (TMII), Ratri Paramita. Turut mendampingi Fadli Zon adalah Wakil Menteri Kebudayaan (Wamenbud) Giring Ganesha Djumaryo, Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra, serta Staf Khusus Menteri Bidang Protokoler dan Rumah Tangga Rachmanda Primayuda, beserta jajaran Kemenbud.

Tinggalkan komentar