Cileungsi, Bogor – Keluarga Emak Oni, seorang nenek yang menjadi korban penipuan di Cileungsi, mendatangi Polsek Cileungsi. Kedatangan mereka bukan hanya untuk memberikan laporan, tetapi juga sebagai bentuk terima kasih kepada jajaran kepolisian atas bantuan yang telah diberikan.
Perwakilan keluarga Emak Oni membawa sejumlah obblang, makanan tradisional yang biasa dijual oleh Emak Oni, sebagai wujud apresiasi. Oblang sendiri merupakan olahan makanan berbahan dasar durian yang disajikan bersama ketan.
Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menjelaskan bahwa kedatangan keluarga Emak Oni disambut hangat. “Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas bantuan petugas yang telah membantu mengembalikan barang berharga berupa emas serta uang hasil dagangan Emak Oni yang sempat diambil oleh pelaku,” ujar Edison pada Sabtu (10/10/2026).
Momen tersebut menjadi lebih akrab ketika keluarga Emak Oni dan pihak kepolisian menyantap bersama obblang yang dibawa. Edison menegaskan bahwa penanganan laporan masyarakat adalah prioritas utama jajarannya.
Sebelumnya, Emak Oni menceritakan kronologi kejadian kepada Kompol Edison. Ia mengaku menjadi korban hipnotis oleh pelaku bernama Farida. Pelaku mengambil barang berharga berupa anting emas dan uang hasil penjualan dagangannya.
“Iya dihipnotis,” kata Emak Oni dalam sebuah video yang beredar. Dalam video tersebut, saat ditanya oleh Edison mengenai barang yang diambil, Emak Oni menyebutkan anting dan uang hasil jualan yang belum sempat dihitung.
Farida, pelaku penipuan, sempat dipertemukan dengan Emak Oni setelah dikeluarkan dari rumah tahanan. Farida mengakui perbuatannya dan menjelaskan bahwa anting yang diambilnya telah dijual di Cileungsi seharga Rp 450.000.