PP Muhammadiyah menyampaikan selamat atas pengangkatan Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) yang baru. Organisasi Islam ini mendoakan agar penunjukan Kapolri baru dapat semakin meningkatkan kinerja institusi kepolisian.
“Kami mengucapkan selamat atas pengangkatan Kapolri baru semoga sukses,” ujar Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad pada Senin (12/10/2026).
Muhammadiyah juga menyatakan dukungan terhadap setiap langkah yang diambil Kapolri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Apresiasi khusus diberikan untuk tindakan penindakan narkoba yang baru-baru ini dilakukan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta.
“Kami mengapresiasi setiap langkah polisi di bawah Pak Kapolri untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, menegakkan hukum yang adil, dan memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Dadang.
Komitmen Kapolri Berantas Narkoba
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri telah melaksanakan penggerebekan narkoba di sejumlah wilayah di Indonesia. Operasi ini berhasil menyita sejumlah barang bukti dari lokasi penggerebekan.
Penggerebekan yang dilakukan pada Jumat (9/10) ini melibatkan personel gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, hingga Satpol PP. Operasi dipimpin langsung oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Siagian dan Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso.
“Saat ini operasi kami lakukan di seluruh Indonesia. Serentak, arahan Presiden kepada Kapolri sudah jelas, kami maknai dan kami tidak akan tidur. Kami tidak akan tidur, masyarakat di hati kami. Kami akan berantas mata rantai narkoba,” tegas Kristian di Kampung Ambon, Jakarta Barat, Jumat (9/10).
Kristian menjelaskan bahwa penggerebekan ini dilakukan dengan menggandeng kerja sama masyarakat sekitar. Ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.
“Saat ini saya berada dengan Direktur Narkoba Polda Metro Jaya berada di Kampung Ambon. Kami meminta kerja sama dengan masyarakat. Kami ingin bersama-sama masyarakat untuk melakukan pemberantasan mata rantai narkoba,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso merinci bahwa di wilayah Jakarta, operasi penggerebekan sarang narkoba difokuskan pada dua lokasi, yaitu Kampung Ambon dan Kampung Boncos. Sebanyak 700 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini.
“Pada pagi hari tadi kami melaksanakan operasi secara simultan di dua titik, yaitu di Kampung Boncos dan juga di Kampung Ambon dengan kekuatan 700 personel, yaitu dari Brimob, Dalmas, dari Narkoba baik Polda, Mabes Polri, maupun Polres, kemudian dari TNI,” ujar Bismo.
Hasil dari penggerebekan di kedua lokasi tersebut, total 24 orang berhasil diamankan. Rinciannya, 8 orang ditangkap di Kampung Boncos, sementara sisanya diamankan dari Kampung Ambon. Para terduga pelaku kini tengah menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.