Jakarta – PT MRT Jakarta (Perseroda) tengah mempersiapkan pengembangan jaringan Mass Rapid Transit (MRT) Lin Timur-Barat yang bertujuan memperkuat konektivitas transportasi publik di wilayah Jabodetabek. Jalur ini direncanakan akan membentang dari Balaraja di Kabupaten Tangerang, Banten, hingga Cikarang di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Informasi yang dirilis MRT Jakarta melalui akun Instagram resminya pada Jumat (9/10/2026) menyatakan bahwa jalur MRT Lin Timur-Barat akan memiliki total panjang sekitar 84 kilometer dan mencakup 48 stasiun. Proyek pembangunan ini akan dilaksanakan secara bertahap.
Tahap awal pengembangan MRT Lin Timur-Barat, yaitu Fase 1 Tahap 1, akan menghubungkan Tomang di Jakarta Barat dengan Medan Satria di Kota Bekasi. Jalur sepanjang 24,5 kilometer ini akan dilengkapi dengan 21 stasiun.
Desain jalur ini mengintegrasikan tiga jenis lintasan: layang, bawah tanah, dan permukaan tanah atau at-grade. Lintasan layang akan dibangun di kawasan Tomang-Grogol serta Cempaka Baru-Medan Satria. Sementara itu, jalur bawah tanah akan membentang dari Roxy hingga Galur. Proyek ini juga mencakup pembangunan akses menuju depo serta fasilitas depo di kawasan Rorotan, Jakarta Utara.
Proyek MRT Lin Timur-Barat telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025. Selain itu, trase jalur MRT Timur-Barat atau East-West telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 203 Tahun 2022 pada 25 Oktober 2022.
Pengembangan jalur ini merupakan respons terhadap tingginya mobilitas masyarakat lintas wilayah. Data dari MRT Jakarta menunjukkan bahwa sekitar 1,65 juta penduduk wilayah Bekasi dan Tangerang melakukan perjalanan komuter ke luar daerah tempat tinggal mereka. Sekitar 279 ribu penduduk Kabupaten Tangerang tercatat melakukan perjalanan komuter, sementara proporsi warga yang menjadi komuter mencapai 18,5 persen di Tangerang Selatan dan 19,2 persen di Kota Bekasi.
Tingginya mobilitas ini juga terlihat dari penggunaan berbagai moda transportasi seperti KRL, LRT Jabodebek, bus, hingga sepeda motor. Pengembangan MRT Lin Timur-Barat diharapkan dapat memperkuat integrasi antarmoda dan meningkatkan efisiensi perjalanan masyarakat di kawasan Jabodetabek.
Berikut adalah daftar rute dan stasiun untuk MRT Lin Timur-Barat Fase 1 Tahap 1 (Tomang-Medan Satria):
- Tomang (Stasiun Ujung/Transfer)
- Grogol
- Roxy
- Petojo
- Cideng
- Thamrin
- Kebon Sirih
- Kwitang
- Senen
- Galur
- Cempaka Baru
- Sumur Batu
- Pakulonan Barat
- Pakulonan Timur
- Perintis
- Penggilingan
- Pulogadung
- Cakung Barat
- Pulo Gebang
- Ujung Menteng
- Medan Satria (Stasiun Ujung)