Mentrans Terjunkan 3.500 SDM Unggul ke Kawasan Transmigrasi Lewat Program Patriot

Jakarta – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) telah mengerahkan hampir 3.500 Sumber Daya Manusia (SDM) unggul ke berbagai kawasan transmigrasi dalam dua tahun terakhir melalui program Transmigrasi Patriot. Program ini bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi ke daerah-daerah terpencil.

Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyatakan bahwa SDM unggul yang dikirimkan berasal dari berbagai latar belakang profesional dan akademisi. “Yang program Patriot sendiri, kita sudah dalam 2 tahun ini hampir 3.500 SDM unggul diterjunkan,” ujar Mentrans usai pertemuan dengan Wakil Wali Kota Chongqing, Jiang Guojie, di Chongqing, China, pada Kamis (15/10/2026).

Mentrans menekankan pentingnya unsur pendidikan dalam pengembangan kawasan transmigrasi. Kementrans aktif menggandeng berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri, untuk berpartisipasi dalam program Trans Patriot ini. Ia mencontohkan kunjungannya ke universitas ternama seperti Peking University di Tiongkok, yang selalu menekankan pentingnya membuka isolasi ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Dalam kunjungannya ke China, Mentrans Iftitah juga berdiskusi dengan mahasiswa Indonesia di Beijing. Para mahasiswa tersebut mengapresiasi inisiatif Transmigrasi Patriot yang melibatkan guru besar dan SDM unggul. Mereka melihat keberhasilan program serupa yang telah diterapkan Tiongkok selama puluhan tahun.

Mentrans menjelaskan bahwa pengalaman di Tiongkok menunjukkan efektivitas program jangka panjang, di mana guru besar dapat tinggal di kawasan rural terpencil selama satu tahun. Saat ini, program Trans Patriot di Indonesia umumnya berlangsung selama empat bulan. Namun, ke depannya, Kementrans berencana memperpanjang durasi program untuk memberikan dampak yang lebih signifikan.

“Kita juga kemarin sebetulnya programnya rencananya 1 tahun, tapi karena kita memahami ada keterbatasan anggaran, jadi kita hanya 4 bulan. Nah ke depan, kita akan buat lebih lama lagi supaya masyarakat juga tidak terisolasi dari ilmu pengetahuan dan teknologi,” pungkasnya.

Lima Program Unggulan Kementrans

Selain Trans Patriot, Kementrans memiliki lima program unggulan lainnya untuk pengembangan kawasan transmigrasi. Program-program tersebut meliputi:

  • Trans Tuntas: Menangani masalah terkait lahan.
  • Trans Lokal: Berfokus pada partisipasi masyarakat setempat.
  • Trans Patriot: Menghubungkan peneliti dan profesional muda dengan tantangan praktis di lapangan.
  • Trans Karya Nusa: Berfokus pada pembangunan industrialisasi, hilirisasi komoditas unggulan, dan penciptaan lapangan kerja.
  • Trans Gotong Royong: Mempertemukan pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Mentrans Iftitah memandang kelima program ini sebagai sarana strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan peluang nyata bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.

Tinggalkan komentar