JAKARTA – Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, menjenguk langsung para korban kebakaran rumah makan Padang di Jalan Pegambiran, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur. Kebakaran yang terjadi pada Jumat (9/10) itu menyebabkan lima pekerja mengalami luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan bantuan santunan sebesar Rp 5 juta untuk masing-masing dari kelima korban yang terluka. Selain itu, paket nutrisi juga diberikan kepada seluruh korban terdampak.
“Memang salah satu tugas kita, atas arahan Presiden, adalah membantu masyarakat yang mengalami musibah, baik bencana alam maupun nonalam,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (11/10/2026), menegaskan komitmen pemerintah dalam penanganan korban bencana.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Laporan asesmen Kemensos menyebutkan bahwa api pertama kali muncul ketika salah seorang pekerja sedang memasak di lantai tiga dan mencoba mengganti tabung gas. Api dengan cepat membesar dan melalap lantai tersebut.
Lima pekerja rumah makan mengalami cedera akibat insiden tersebut. Tiya (38) menderita patah tulang belakang dan kaki, sementara Agung (30) mengalami luka bakar di tangan kanan dan kedua kakinya. Keduanya saat ini dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Persahabatan. Tiga korban lainnya, Andi (35) dengan luka bakar di wajah dan badan, Muhammad Yusuf (20) dengan luka bakar di tubuh, serta Ilham (35) yang mengalami luka bakar serius dan dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU), mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Dalam kunjungannya, Gus Ipul turut berbincang dengan para korban, memberikan semangat, dan menyampaikan doa agar mereka segera pulih. Ia juga menyatakan bahwa Kemensos akan terus memantau kondisi para korban melalui asesmen yang berkelanjutan.
“Nanti kita coba lihat melalui asesmen. Mudah-mudahan Bapak segera pulih dan bisa kembali bekerja. Kami akan terus mengikuti perkembangannya,” ucap Gus Ipul. Kemensos berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil asesmen guna memenuhi kebutuhan korban selama masa perawatan dan pemulihan, serta memberikan bantuan lanjutan sesuai dengan kondisi di lapangan.