Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi meresmikan Masjid Apung An-Nur yang berlokasi di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Ia meyakini masjid ini akan menjadi simbol atau landmark baru untuk wisata keagamaan di ibu kota.
Pembangunan Masjid Apung An-Nur dimulai dengan peletakan batu pertama pada November 2019. Namun, proyek ini sempat mengalami kendala akibat pandemi COVID-19 dan baru dilanjutkan kembali pada tahun 2024 sebelum akhirnya diresmikan hari ini.
Masjid yang memiliki luas 2.241 meter persegi ini dirancang untuk menampung sekitar 600 jemaah, dengan pembagian 460 jemaah pria dan 140 jemaah wanita. Terdapat rencana untuk perluasan kapasitas yang akan menambah sekitar 300 jemaah di masa mendatang.
Masjid ini dirancang oleh arsitek ternama, Andra Martin. Saat memilih nama, Pramono Anung memutuskan nama Masjid Ancol karena terkesan dengan keindahan dan cahaya di lokasi tersebut. Ia berharap masjid ini dapat membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Jakarta.
Lebih lanjut, Pramono Anung optimis Masjid Apung An-Nur akan menjadi daya tarik baru sebagai destinasi wisata keagamaan. Ia juga mengimbau seluruh warga untuk turut menjaga fasilitas yang ada.
Masjid ini terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi oleh siapa saja. Pengelolaan masjid akan berada di bawah PT Jaya Ancol untuk memastikan operasional yang tertib dan pemanfaatan yang baik oleh masyarakat.