Surabaya – Sebuah ledakan yang diduga berasal dari kebocoran gas di RM Nasi Tempong Sri Dewi, kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya, pada Selasa (6/10/2026) pagi, menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitarnya. Dampak ledakan ini bahkan meluas hingga ke area perumahan yang berada di belakang ruko tersebut.
Diperkirakan sebanyak 15 rumah mengalami kerusakan, dengan tingkat kerusakan bervariasi mulai dari kaca yang pecah hingga genting dan plafon yang rusak. Saking parahnya material bangunan yang berjatuhan, beberapa warga menggambarkan kejadian tersebut seperti adanya ‘hujan genting’.
Pantauan di lokasi menunjukkan lima rumah di Perumahan San Antonio Pakuwon City Blok N5 mengalami kerusakan. Kerusakan mayoritas berupa kaca jendela yang pecah dan genting yang rusak. Di salah satu rumah, genting yang jatuh bahkan menimpa sebuah mobil hingga menyebabkan kaca mobil tersebut pecah.
Kevin Nataniel (18), salah seorang pemilik rumah, menceritakan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, ia sedang berada di kamar di lantai dua. Kevin merasakan getaran terlebih dahulu sebelum mendengar suara ledakan yang sangat keras. “Geter bentar, langsung ambruk semua. Saya dengar ada ledakan keras. Plafonnya jatuh ke saya,” ujarnya.
Beruntung, Kevin dan seluruh anggota keluarganya berhasil selamat tanpa mengalami luka sedikitpun dalam kejadian tersebut. Meskipun demikian, rumahnya mengalami kerusakan yang cukup parah. Kaca mobil yang terparkir di rumahnya juga turut pecah akibat tertimpa material yang berjatuhan. “Untung nggak ada luka. Terus orang tua saya lagi di lantai bawah. Kacanya pecah semua, terus plafon banyak roboh dan gentingnya juga melorot kena mobil ini pecah. Kaca depan-belakang juga banyak pecah, pintu jebol, udah nggak bisa dipakai,” tuturnya.