Sebuah ledakan dahsyat menggemparkan kawasan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10) malam, sekitar pukul 18.15 WIB. Peristiwa tragis ini merenggut nyawa dua orang dan melukai sebelas lainnya, serta menyebabkan sejumlah bangunan di sekitar pasar runtuh akibat kekuatan ledakan.
Korban jiwa dalam insiden ini adalah Riko dan Achmad Tri Prasetyo. Sementara itu, sebelas korban luka-luka dirawat di tiga rumah sakit berbeda, yakni RSUD Tangsel, RS Sari Asih, dan RS Fatmawati. Empat korban dilaporkan mengalami luka berat, dengan dua di antaranya mengalami luka bakar parah mencapai 90 persen, yaitu Andri dan Andre.
Ledakan Berasal dari Ruang Pematangan Pisang
Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab ledakan. Setelah dua kali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menganalisis 18 rekaman CCTV serta keterangan saksi, polisi berhasil menyimpulkan bahwa pusat ledakan berasal dari sebuah ruangan yang digunakan untuk mematangkan pisang (ripening room).
Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri, AKBP Jakaria Sembiring, menegaskan bahwa ledakan tersebut bukan disebabkan oleh bom. “Yang jelas temuan hari ini sudah lebih mengerucut bahwa pusat ledakannya berada di dalam satu ruangan ripening untuk mematangkan buah pisang itu,” ujarnya.
Ditemukan Tabung Gas Etilen
Dalam proses penyelidikan, tim forensik menemukan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Ditemukan sebuah tabung gas etilen berukuran 52 kilogram beserta selang yang diduga digunakan untuk menyalurkan gas tersebut ke dalam ruangan ripening. Selain itu, ditemukan pula komponen dari dinamo kipas yang diduga pecah.
“Yang pertama kita menemukan ada sebuah tabung gas isi 52 kilo, itu tabung gas etilen ya, gas etilen. Kemudian kita juga menemukan potongan selang, selang untuk menyalurkan gas etilen tersebut ke ruangan ripening ya, ripening ini adalah ruangan untuk mematangkan buah pisang agar cepat matang dan dia bisa matang merata,” jelas AKBP Jakaria Sembiring.
Mobil Boks Terlempar Akibat Ledakan
Saksi mata, Vian (40), yang berada di dekat lokasi kejadian, menggambarkan suara ledakan yang sangat keras. Ia menceritakan kepanikan warga yang segera keluar rumah untuk mencari sumber suara. “Ya, jadi kurang lebih jam 18.15-an lah. Ya, itu ada suara ledakan, ya keras banget gitu loh. Terus ya kita langsung spontan kan keluar lihat, itu udah berasap gitu, asap. Asap kayak debu aja sih sebenarnya, terus bau-baunya juga,” tuturnya.
Vian terkejut melihat dampak ledakan yang dahsyat. Sebuah mobil boks yang biasanya terparkir di depan ruko terlihat terlempar hingga ke seberang jalan dan mengalami kerusakan parah. “Kaget. Kita langsung benar-benar sempat bengong aja, apa nih? Langsung ya spontan aja keluar lihat udah seperti itulah udah. Tadinya malah lihat, kita lihat tuh kan biasa tuh di depan ruko ini tuh terparkir mobil-mobil lah, boks gitu. Nah, itu sampai ada yang terlempar gitu ke seberang sini, mobil boks-nya. Itu saking ya tadi saking kencangnya ledakannya kedorong gitu mungkin,” jelasnya.
Vian juga menyaksikan sejumlah korban mengalami luka parah dan segera ditolong oleh warga sekitar sebelum kedatangan petugas kepolisian dan ambulans untuk melakukan evakuasi.