Kualitas Udara Jakarta Membaik Saat JRF, Pramono Anung: Upaya Kita Berhasil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan kelegaan atas membaiknya kualitas udara di ibu kota selama penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF). Ia menilai kondisi ini sebagai bukti bahwa berbagai upaya pemerintah dalam menekan polusi udara mulai menunjukkan hasil yang positif.

Pramono mengungkapkan rasa syukurnya saat meninjau langsung pelaksanaan lomba. “Tapi yang jelas yang paling saya senang adalah ketika start tadi, waktu full marathon, ini apa, air pollution kita itu 66, 65-66. Kemudian waktu mulai yang 10 (kilometer) tadi sekitar 81,” ujar Pramono seusai kegiatan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2026).

Menurut Pramono, angka tersebut menjadi indikator pentingnya konsistensi dalam menjaga kualitas udara Jakarta. Ia berharap kondisi udara yang baik tidak hanya terjadi selama acara berlangsung, tetapi dapat dipertahankan setiap hari. “Jadi artinya kalau kita berusaha dengan sekuat tenaga untuk me-maintain weather kita, ya akhirnya bisa. Sekali lagi selamat menikmati semuanya,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan membaiknya kualitas udara berkat modifikasi cuaca, Pramono mengaitkannya sebagai berkah. “Gusti Allah, Gusti Allah,” ucapnya singkat.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta telah berupaya menjaga kenyamanan peserta JRF dengan melakukan operasi modifikasi cuaca sejak Kamis (22/10). Proses penyemaian dilakukan di wilayah perbatasan, termasuk Bogor dan Tangerang Selatan. “Yang jelas sekarang ini tidak ada efek dari kebakaran hutan yang ada di mana pun. Bahwa udara Jakarta belum sempurna? Iya. Tetapi untuk dilakukan pelaksanaan lari Jakarta Running Festival ini sudah cukup untuk bisa dilakukan dengan baik,” kata Pramono di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Tinggalkan komentar