Jakarta – Lapak narkoba di Kampung Ambon, Jakarta Barat, dilaporkan terbakar menyusul penggerebekan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Saat ini, aparat tengah mendalami dugaan keterlibatan bandar narkoba dalam peristiwa kebakaran tersebut.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi menyatakan pihaknya masih melakukan proses penyelidikan. “Kita masih lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai wujud perlawanan bandar narkoba terhadap peristiwa yang kita lakukan, penggerebekan, penangkapan, dan sebagainya atau memang terbakar,” ujar Nasriadi kepada wartawan pada Kamis (15/10/2026).
Nasriadi menambahkan, jika pembakaran tersebut terbukti merupakan bentuk perlawanan dari bandar narkoba, kepolisian akan menindak tegas. “Kalaupun itu merupakan ulah dari jaringan narkoba atau bandar narkoba yang terusik bisnisnya atau yang terusik, kita akan cari kejar mereka sampai ke akar-akarnya. Polisi dalam hal ini tidak takut dengan bandar narkoba dan kita terus melakukan pemberantasan narkoba sesuai petunjuk perintah Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Metro Jaya,” tegasnya.
Selain insiden kebakaran, pasca-penggerebekan narkoba di Kampung Ambon juga terjadi aksi penembakan dan pembacokan yang mengakibatkan tiga orang menjadi korban. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Tanggul Timur, Cengkareng, yang lokasinya berhadapan dengan Kampung Ambon.
Pihak kepolisian masih terus mendalami kaitan antara insiden penembakan dan pembacokan tersebut dengan penggerebekan di Kampung Ambon. “Saat ini anggota kami masih melakukan proses penyelidikan untuk mengetahui pelaku penyerangan tersebut. Apakah ada hubungannya dengan peristiwa penggerebekan Kampung Ambon ini atau tidak ada, kita akan terus melakukan penyelidikan,” imbuh Nasriadi.