JAKARTA – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Selasa (13/10/2026) sore. Insiden tersebut merenggut nyawa dua warga dan menghanguskan sedikitnya 150 rumah. Akibatnya, sekitar 500 jiwa dari 200 kepala keluarga terpaksa mengungsi.
Menurut Kasiops Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaiman, objek yang terbakar mencakup 150 rumah. Luas area yang terdampak mencapai sekitar 6.400 meter persegi, meliputi wilayah RT 07 dan RT 17 di RW 014 Kelurahan Penjaringan.
Dua korban jiwa dalam peristiwa ini adalah Nabil (6) dan Somiah (40), keduanya berjenis kelamin perempuan. Selain korban tewas, seorang petugas pemadam kebakaran berinisial AF mengalami luka dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja untuk mendapatkan perawatan medis.
Dugaan awal penyebab kebakaran ini adalah korsleting listrik atau masalah kelistrikan. Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh petugas pemadam kebakaran pada pukul 13.55 WIB dari warga yang melihat api mulai membesar.
Operasi pemadaman kebakaran dimulai pada pukul 14.00 WIB dan berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar dua jam kemudian, tepatnya pada pukul 16.20 WIB. Sebanyak 27 mobil pompa dan 135 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.
Peristiwa kebakaran ini diperkirakan menimbulkan kerugian materiil hingga Rp 8,9 miliar. Warga sekitar turut membantu upaya pemadaman awal dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran setelah menyadari api telah membesar dan merambat ke area lain.