Kawat 21 Cm Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Samarinda, Keluarga Ungkap Fakta Operasi

Samarinda – Kondisi pasien Ediyanto Wong yang sebelumnya menjalani tindakan cath lab di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, dilaporkan masih lemah setelah menjalani operasi jantung di Singapura. Dalam operasi tersebut, keluarga menyebut dokter menemukan kawat sepanjang sekitar 21 sentimeter (cm) di tubuh Ediyanto, angka yang berbeda dari informasi sebelumnya yang hanya menyebutkan sekitar 2 cm.

Pengacara keluarga Ediyanto, Jafri Musa, menyampaikan bahwa operasi dilakukan setelah pasien diduga mengalami infeksi pada jantung. “Pasien Pak Edianto Wong beberapa hari lalu menjalani operasi. Per hari Rabu kemarin itu, operasi jantung karena jantungnya diduga sudah masuk infeksi,” kata Jafri.

Menurut Jafri, dokter di Singapura melakukan operasi besar. Dalam tindakan tersebut, ditemukan kawat yang memiliki panjang sekitar 21 cm. “Pada operasi besar itu ditemukan kawat yang panjang sepanjang kurang lebih 21 cm. Itu di antaranya 16 cm ada di arteri koroner dan 5 cm masuk di pembuluh darah jantung,” ujarnya.

Jafri menambahkan bahwa kondisi Ediyanto sempat lemas dan saat ini masih menjalani pemulihan di rumah sakit di Singapura. Meskipun kondisinya lemah, Ediyanto masih dapat berkomunikasi dengan keluarga. “Kondisinya sempat lemas juga. Jadi proses pemulihan. Ngomong bisa. Dia ada pesan-pesan kami juga begitu,” katanya.

Jafri menjelaskan temuan kawat sepanjang 21 cm tersebut berbeda dengan informasi yang sebelumnya diterima keluarga. Sebelumnya, dalam komunikasi antara dokter di Singapura dengan dokter MF, disebutkan ada kawat sekitar 2 cm. Menurut Jafri, ukuran 2 cm itu merupakan bagian kawat yang terlihat dari pemeriksaan sebelumnya.

“Ternyata 2 cm itu adalah yang keluar, yang kelihatan secara kasatmata melalui teropong. Setelah dioperasi, ternyata panjangnya 21 cm,” ujar Jafri, menjelaskan perbedaan temuan tersebut.

Tinggalkan komentar