Influencer Fira Assegaf Diduga Alami Pelecehan di Toilet Restoran Senopati, Polisi Dalami Kasus

JAKARTA – Influencer Fira Assegaf, yang dikenal dengan nama Sashfir, diduga menjadi korban pelecehan seksual di sebuah toilet restoran ternama di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. Laporan dugaan pelecehan ini telah sampai ke pihak kepolisian dan kini tengah dalam proses penyelidikan.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi, mengonfirmasi bahwa laporan tersebut saat ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan. “Terhadap perkara yang saudara tanyakan, saat ini perkara dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap penyidikan,” ujar Joko Adi, seperti dikutip dari Antara, Jumat (9/10/2026).

Peristiwa dugaan pelecehan ini dilaporkan terjadi pada bulan April 2026. Fira Assegaf mengaku mengalami trauma mendalam akibat kejadian tersebut. Baik Fira Assegaf maupun terduga pelaku telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Terlapor diperiksa sebagai saksi dalam kasus ini.

Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung. Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak terkait dan belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. “Dalam perkara ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Joko Adi.

Berdasarkan kronologi yang diungkapkan, insiden bermula saat Fira Assegaf sedang menggunakan fasilitas toilet di restoran tersebut. Ia melihat sebuah benda berbentuk kotak, yang diduga merupakan ponsel, disodorkan dari arah atas. Merasa tidak nyaman, Fira segera keluar dari toilet untuk mencari pelaku.

Namun, pelaku dilaporkan segera berlari ke lantai bawah dan menuju area dapur restoran. Fira kemudian berusaha mencari pelaku dengan berkeliling restoran dan meminta agar area gedung diblokir sementara. Ia mengingat ciri-ciri pelaku, yaitu seorang pria bertubuh tinggi, berkulit coklat, dan membawa ponsel iPhone berwarna hitam.

Akhirnya, Fira berhasil menemukan pelaku. Namun, pelaku tidak mengakui perbuatannya. Merasa tidak ada penyelesaian di tempat, Fira Assegaf memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

Tinggalkan komentar