TANGERANG – Upaya pemadaman kebakaran di sebuah gudang pipa paralon di kawasan Legok, Kabupaten Tangerang, masih berlangsung lebih dari 12 jam pasca kejadian. Api yang melalap gudang tersebut diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah oleh seorang warga yang kemudian merambat.
Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Rabu (14/10/2026), api pertama kali muncul dari pembakaran sampah di belakang bengkel yang berdekatan dengan gudang pipa PT Mitra Bangun Abadi.
Api dengan cepat membesar dan merambat ke area gudang pada Selasa (13/10) sekitar pukul 16.33 WIB. Warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
“Saksi melaporkan api telah merambat cepat ke bagian belakang gudang pipa PT Mitra Bangun Abadi pada pukul 16.33 WIB,” demikian keterangan BPBD Kabupaten Tangerang.
Data dari BPBD Kabupaten Tangerang mencatat laporan kebakaran diterima pada Selasa (13/10/2026) pukul 16.33 WIB. Peristiwa ini berdampak pada satu gudang paralon dan mengakibatkan kerusakan pada tiga unit rumah warga.
Video yang diterima dari BPBD Kabupaten Tangerang menunjukkan area yang terbakar mulai terkendali, dengan beberapa titik api kecil dan asap yang masih mengepul. Bangunan gudang terlihat rusak parah, menyisakan rangka besi.
Petugas pemadam kebakaran masih bersiaga di lokasi untuk melakukan pendinginan dan memadamkan sisa titik api yang mungkin muncul. “Yang terbakar, gudang PT Mitra Bangun Abadi (Pipa One Plus). Tiga unit rumah mengalami kerusakan kecil di bagian dapur,” jelas BPBD Kabupaten Tangerang.
Sebanyak 18 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani insiden ini. Syukurlah, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.