Gempa Bogor M 4,1: 253 Rumah Rusak, 1 Warga Terluka di Pamijahan dan Leuwiliang

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor memperbarui data kerusakan bangunan pascagempa magnitudo 4,1 yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis lalu. Hingga Jumat malam, tercatat 253 unit rumah mengalami kerusakan, serta satu orang warga dilaporkan terluka.

Kerusakan bangunan dan korban luka tersebut mayoritas berada di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang. Menurut Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, bangunan yang terdampak meliputi rumah warga dan fasilitas ibadah.

“Jumlah bangunan, 253 unit rumah dan 5 fasilitas sarana ibadah terdampak, yang tersebar di Desa Cibunian, Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan Dan Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang,” ujar Andi Sumardi dalam keterangannya, Jumat (1/10/2026).

Ia menambahkan, satu korban luka ringan tercatat di Kampung Cikupa, RT 02/17. Korban adalah istri dari Bapak Sanim dan telah mendapatkan penanganan di klinik kesehatan terdekat.

Ratusan rumah yang rusak tersebar di tiga desa di dua kecamatan tersebut, dengan tingkat kerusakan bervariasi mulai dari ringan hingga berat.

“Rinciannya: 220 unit rumah rusak ringan, 25 unit rumah rusak sedang, 6 unit rumah rusak berat, 5 unit sarana ibadah rusak ringan, dan 2 unit rumah terancam,” jelas Andi.

Sebelumnya, gempa M 4,1 yang terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 17.45 WIB ini berdampak pada 11 kampung di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang. Data awal mencatat 17 rumah rusak dan 52 warga mengungsi.

Andi Sumardi menjelaskan bahwa gempa tersebut mengakibatkan beberapa unit rumah warga mengalami kerusakan yang bervariasi di beberapa titik perkampungan.

Kampung-kampung yang terdampak gempa berada di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, serta Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang. Berdasarkan data kaji cepat sementara, sebanyak 6 orang di Kampung Muaradua, Desa Cibunian, terpaksa mengungsi akibat rumah mereka yang rusak.

“Berdasarkan hasil kaji cepat, di Kecamatan Pamijahan wilayah terdampak di antaranya di Kampung Muaradua: 3 rumah rusak sedang dan ringan, 12 jiwa terdampak. Kerusakan rumah dominan pada bagian tembok dinding yang mengalami retak hingga hancur, plafon, serta bagian atap,” ungkap Andi.

Tinggalkan komentar