Kota Serang – Gubernur Banten, Andra Soni, menandai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten dengan menegaskan komitmennya untuk mengutamakan program pembangunan manusia. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Paripurna HUT ke-26 Provinsi Banten yang digelar di Gedung DPRD, Kota Serang, pada Minggu (4/10/2026).
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, Ketua DPRD Banten Fahmi Hakim, dan Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily. Dalam pidatonya, Gubernur Andra Soni memaparkan bahwa Pemerintah Provinsi Banten menempatkan pembangunan manusia sebagai prioritas utama melalui berbagai inisiatif strategis.
Upaya tersebut diwujudkan melalui program keselarasan antara dunia pendidikan dan industri atau yang dikenal sebagai ‘link and match’. Selain itu, Pemprov Banten juga berkomitmen menyediakan sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) swasta. Perhatian khusus juga diberikan pada peningkatan kesejahteraan guru, perbaikan fasilitas pendidikan seperti ruang kelas dan laboratorium, serta peningkatan aspek sanitasi, keamanan, dan kualitas pembelajaran yang berfokus pada pembentukan karakter siswa.
“Tujuan kita bukan sekadar membuat anak masuk sekolah, tetapi memastikan anak-anak Banten belajar dengan baik agar memiliki masa depan yang gemilang dan siap bersaing,” ujar Andra Soni, menekankan pentingnya kualitas pendidikan.
Lebih lanjut, Gubernur Andra Soni menyatakan bahwa pemerintahan yang ada saat ini merupakan hasil dari kesinambungan kepemimpinan sebelumnya. Ia berjanji untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan baik, menuntaskan program yang belum selesai, menyempurnakan kebijakan yang dinilai kurang tepat, serta berani berinovasi untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Ada program yang dimulai oleh kepemimpinan terdahulu, kemudian diselesaikan oleh pemerintahan berikutnya. Ada infrastruktur yang manfaatnya baru dirasakan bertahun-tahun setelah dibangun. Ada juga kebijakan yang terus diperbaiki mengikuti perkembangan zaman,” jelas Andra, menggarisbawahi pentingnya kesinambungan dan adaptasi dalam pembangunan.
Tema yang diusung Pemprov Banten pada peringatan HUT kali ini adalah “Banten Bergerak Maju Berdampak”. Kata “bergerak” mengindikasikan bahwa pemerintah tidak boleh berdiam diri, melainkan harus bertindak lebih cepat dalam setiap tahapan perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan, hingga evaluasi terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat. Sementara itu, “maju” berarti pembangunan harus mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja baru, dan memperbaiki infrastruktur secara berkelanjutan.
Adapun aspek “berdampak” menjadi tolok ukur utama yang menunjukkan bahwa sebuah pembangunan hanya akan memiliki arti jika mampu memberikan perubahan nyata bagi masyarakat. “Karena itu, saya ingin seluruh jajaran Pemprov Banten membangun budaya kerja baru. Jangan hanya bertanya kegiatan apa yang sudah selesai, tetapi tanyakan masalah masyarakat apa yang sudah berhasil kita selesaikan,” pungkas Gubernur Andra Soni, mengajak seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Banten untuk fokus pada solusi dan hasil yang konkret bagi rakyat.