Fakta Terungkap: Siswi SMP di Jaktim Tidak Disekap, Diduga Kabur Akibat Masalah Keluarga

JAKARTA – Munculnya narasi viral mengenai seorang siswi SMP yang diduga menjadi korban penyekapan di wilayah Jakarta Timur akhirnya menemui titik terang. Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan mendalam terkait informasi yang beredar tersebut.

Tim gabungan dari Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO) Polres Metro Jakarta Timur, bersama dengan Polsek Duren Sawit, bergerak cepat untuk memverifikasi kabar penyekapan yang disebut terjadi di kawasan Klender, Jakarta Timur.

Dalam upaya penyelidikan, polisi juga berkoordinasi dengan unsur TNI, serta pihak kelurahan dan kecamatan, yang dikenal sebagai “tiga pilar”. Berdasarkan hasil klarifikasi yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut, dipastikan bahwa kabar mengenai adanya penyekapan tidak benar alias hoaks.

“Hasil klarifikasi bersama tiga pilar dan pihak SMP Budaya menunjukkan tidak adanya penyekapan,” ujar Kasi Humas Polres Metro Jaktim, AKP Made Budi, pada Rabu (14/10/2026).

Lebih lanjut, setelah dilakukan dialog langsung dengan siswi yang bersangkutan, terungkap bahwa persoalan yang terjadi berakar dari konflik rumah tangga. Siswi tersebut diketahui meninggalkan rumahnya di tengah perselisihan mengenai hak asuh anak pasca kedua orang tuanya bercerai.

Siswi tersebut juga mengaku mengalami kekerasan dan tidak mendapatkan perhatian yang layak, termasuk dalam hal pemenuhan kebutuhan makan serta uang jajan dari ayahnya. Pihak kepolisian menyatakan bahwa petugas terkait akan terus berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut, dengan prioritas utama pada keselamatan dan perlindungan anak.

Tinggalkan komentar