Eskalator di Stasiun Duri, Jakarta, yang mengalami gangguan dan sempat bergerak mundur kini telah kembali beroperasi normal pada Rabu (4/10/2026). Salah seorang penumpang, Nora, mengungkapkan rasa leganya atas perbaikan fasilitas tersebut.
Nora, yang tiba di Stasiun Duri sekitar pukul 07.00 WIB, menyatakan bahwa antrean penumpang masih ada, namun tidak sepadat hari sebelumnya. Ia menggambarkan perasaannya lebih lega dan nyaman menggunakan eskalator yang kini berfungsi baik, berbeda dengan pengalaman saat eskalator tersebut rusak.
“Lebih bisa nafas, lebih bisa napak, hemat suara juga nggak teriak. Anehnya walaupun ngantre aku berasa lebih lega, mungkin karena sudah ngerasain yang parah kemaren,” ujar Nora.
Ia berharap pihak stasiun dapat menambah fasilitas seperti eskalator dan tangga untuk mencegah penumpukan penumpang yang berlebih. Selain itu, Nora menekankan pentingnya perawatan fasilitas yang rutin. “Ditambahin aja fasilitasnya seperti eskalator dan tangga biar nggak kaya pepes, maintainnya juga rutin, tapi sejujurnya tetap Stasiun Duri jauh dari layak dikatakan stasiun transit,” katanya.
Sebelumnya, eskalator di peron lima Stasiun Duri mengalami gangguan sejak pekan lalu. Eskalator ini merupakan akses vital bagi penumpang yang melakukan transit atau berpindah kereta. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi bahwa tim teknis telah menyelesaikan pengecekan dan perbaikan.
Menurut Karina, tim teknis menemukan kendala pada sistem penggerak eskalator yang diduga akibat beban entakan dari pengguna yang berlari atau berjalan saat menggunakannya.