Tim kepolisian berhasil mengungkap modus operandi dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api yang telah beraksi sebanyak 14 kali di wilayah Jakarta Barat. Para pelaku ini melancarkan aksinya dengan menyamar sebagai pengemudi ojek online (ojol) untuk mengelabui masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Nasriadi, mengungkapkan bahwa salah satu barang bukti yang berhasil diamankan adalah jaket atribut ojek online yang digunakan pelaku saat beraksi. “Kita juga mengamankan satu buah jaket, ya, jaket ojek online yang dia gunakan seakan-akan mereka itu adalah ojek online, padahal mereka adalah pencuri curanmor sadis, supaya masyarakat tidak curiga terhadap mereka,” jelasnya.
Dalam melancarkan aksinya, kedua pelaku memiliki pembagian peran yang jelas. Satu pelaku bertugas sebagai joki, yakni mengendarai sepeda motor yang digunakan untuk beraksi, sementara pelaku lainnya berperan sebagai pemetik yang bertugas mengambil kendaraan curian. Pola pembagian peran ini masih didalami lebih lanjut melalui pemeriksaan intensif terhadap kedua tersangka, serta pencocokan dengan rekaman kamera pengawas dan keterangan saksi.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika melihat dua orang berboncengan sepeda motor dengan wajah tertutup. Segala aktivitas mencurigakan yang terlihat di masyarakat diharapkan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Pelaku Ditangkap di Lampung
Sebelumnya, kedua pelaku perampokan motor ini berhasil diringkus oleh pihak kepolisian di kawasan hutan Lampung, setelah buron dari belasan kali aksi di Jakarta Barat. Anggota Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap kedua residivis ini di tempat persembunyian mereka di kawasan hutan Kebon Singkong, Jabung, Lampung Timur.
Kedua pelaku yang pernah menjalani hukuman penjara ini tidak segan menggunakan senjata api dan melepaskannya saat beraksi. Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan pencurian yang dilakukan keduanya di wilayah Kalideres pada Kamis, 1 Oktober 2026. Aksi mereka membuat warga sekitar panik karena pelaku kedapatan membawa senjata api.
“Salah satu terduga pelaku diduga mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan saat hendak dikejar,” ungkapnya. Pihak kepolisian yang menerima laporan segera melakukan serangkaian penyelidikan. Diduga kuat, kedua pelaku datang dari Lampung Timur ke Jakarta khusus untuk melakukan pencurian sepeda motor dan tidak ragu menggunakan senjata api untuk melarikan diri ketika aksi mereka diketahui warga.