Bogor – Peristiwa penagih utang yang melakukan kekerasan terhadap nasabahnya di Bogor telah menemui titik terang. Kedua belah pihak, baik korban maupun terduga pelaku penamparan, telah sepakat untuk berdamai dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.
Kapolsek Bogor Utara Kompol Enjo Sutarjo membenarkan adanya pertemuan antara korban dan terduga pelaku. “Betul, korban dan diduga pihak yang menampar korban sudah saling bertemu. Kemudian keduanya sudah saling memaafkan,” ujar Kompol Enjo Sutarjo pada Minggu (11/10/2026).
Sebelumnya, sebuah video permohonan maaf dari pria yang diduga sebagai penagih utang rentenir atau bank emok beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, pria yang mengaku bernama Oktavianus menyampaikan permintaan maafnya. “Saya atas nama Oktavianus. Saya pribadi menyampaikan permohonan maaf atas kejadian hari Senin yang lalu. Dan ini saya menyampaikan permohonan maaf untuk keluarga Ibu Indriyani, dan seluruh rekan-rekan media yang telah menyebarluaskan video tersebut,” ucap Oktavianus.
Oktavianus menjelaskan bahwa penyelesaian masalah telah dicapai secara kekeluargaan dan korban tidak akan menempuh jalur hukum. Pernyataan ini disampaikan bersama dengan korban dalam video yang sama. “Dalam hal ini, kami telah sepakat bahwa masalah ini kami selesaikan secara kekeluargaan. Jadi, tidak ada yang mau gugat-menggugat,” tegas Oktavianus.
Ia juga berharap kejadian ini dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak. “Kemudian, semoga kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kita semua dan hal ini untuk pribadi saya, saya janji untuk tidak terulang kembali,” tambahnya.
Insiden ini menjadi perhatian publik setelah rekaman video yang memperlihatkan seorang pria menampar nasabah wanita di wilayah Bogor Utara viral di media sosial. Pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut. “Betul, itu ada kejadiannya. Kemudian korban sudah datang ke polsek, membuat laporan. Intinya minta pelaku didatangin, ya menangkaplah ya istilahnya,” kata Kompol Enjo Sutarjo saat dimintai konfirmasi pada Jumat (9/10/2026).