Blok M Akan Berubah Total: 5 Transformasi Menuju Kawasan Modern Terintegrasi

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta meluncurkan konsep desain transformasi kawasan Blok M, Jakarta Selatan, yang ditargetkan rampung secara bertahap hingga 2029. Revitalisasi ini akan mengubah wajah Blok M menjadi kawasan yang lebih modern, terintegrasi, dan dinamis, namun tetap mempertahankan karakter utamanya.

Peluncuran konsep desain kawasan Blok M fase ultimate ini dilakukan di Blok M, Jakarta Selatan, pada Selasa (6/10/2026). Gubernur DKI Jakarta menyatakan harapannya agar Blok M tidak kehilangan ‘ruh utama’ meskipun mengalami penyempurnaan dan revitalisasi. “Saya betul-betul berkeinginan bahwa walaupun Blok M mengalami penyempurnaan, dibangun, direvitalisasi menjadi lebih baik, lebih modern, lebih tertata, tetapi saya berharap bahwa Blok M tidak kehilangan ruh utamanya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Blok M selama ini memiliki karakter yang kuat sebagai tempat berkumpul anak muda, mencari kuliner, hingga menjadi pusat tren viral. “Orang mengatakan Blok M ini menjadi ‘Negara Blok M’. Sehingga dengan demikian, itulah yang menjadi kekuatan utama,” ujarnya.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menjelaskan bahwa revitalisasi ini dilakukan untuk menjawab berbagai tantangan, termasuk usia bangunan yang telah mencapai 34 tahun. “Usia bangunan Blok M saat ini telah mencapai 34 tahun. Menurut kami, ingin memastikan keselamatan dan keamanan struktur dari bangunan ini,” jelas Tuhiyat.

Meskipun berusia, Blok M masih menjadi kawasan yang ramai dikunjungi. Tuhiyat menyebutkan saat ini terdapat 334 tenant aktif dan lebih dari 25.000 pengunjung setiap hari di Blok M Hub. “Ada 334 tenant aktif saat ini dan lebih dari 25.000 pengunjung setiap hari di Blok M Hub ini,” ujarnya.

Lima Transformasi Utama Blok M

Tuhiyat memaparkan lima transformasi utama yang disiapkan dalam revitalisasi Blok M.

Transformasi pertama adalah revitalisasi terminal. Terminal Blok M akan diubah menjadi terminal yang lebih modern dan terintegrasi. “Transformasi yang pertama yaitu revitalisasi terminal. Terminal akan kami jadikan dalam bentuk yang modern dan terintegrasi,” jelasnya.

Transformasi kedua berupa pengembangan kawasan mixed use. Blok M akan dikembangkan sebagai kawasan yang mudah diakses, inklusif, dan dinamis, sejalan dengan konsep kawasan Blok M ASEAN. “Transformasi yang kedua adalah pengembangan mixed use di mana kawasan ini adalah kawasan Blok M ASEAN yang nantinya akan sangat accessible, inklusif, dan dinamis,” katanya.

Transformasi ketiga berfokus pada peningkatan aksesibilitas dan integrasi kawasan. MRT Jakarta akan membuat Blok M lebih terhubung antar moda transportasi maupun bagi pejalan kaki, memudahkan perpindahan antar moda dan akses pedestrian.

Transformasi keempat adalah pengembangan destinasi komersial baru. Kawasan ini akan dilengkapi berbagai fasilitas retail, makanan dan minuman (F&B), lifestyle, hingga ruang publik. “Yang keempat, transformasi dalam bentuk destinasi komersial yang baru di mana nanti akan ada berbagai retail, F&B, lifestyle, dan ruang publik dalam satu kawasan,” ungkapnya.

Transformasi terakhir adalah penambahan ruang terbuka publik yang akan dibuat lebih hijau, aktif, dan nyaman untuk interaksi serta aktivitas masyarakat. “Ruang terbuka publik yang akan lebih hijau, aktif, nyaman untuk berinteraksi dan beraktivitas,” katanya.

Luas kawasan Blok M diproyeksikan akan berkembang signifikan. Total kawasan akan menjadi sepuluh kali lebih besar, sementara ruang terbuka publik akan menjadi lima kali lebih besar dari kondisi saat ini. “Ruang terbuka publik setelah nanti dibangun akan menjadi lima kali lebih besar dari yang ada. Dari sisi kawasannya, secara total sepuluh kali lebih besar dari yang ada,” jelasnya.

MRT Jakarta menargetkan terminal, kawasan retail, dan podium dapat selesai serta beroperasi pada 2029. Pengembangan kawasan mixed use akan dilanjutkan secara bertahap setelahnya. “Terminal dan kawasan retail serta podium kami targetkan akan selesai dan beroperasi di tahun 2029. Sementara untuk mixed use secara bertahap akan diselesaikan pada tahun berikutnya,” imbuhnya.

Tinggalkan komentar