Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memberikan keterangan terkait isu pembatalan penerbangan oleh sejumlah maskapai yang seharusnya melanjutkan perjalanan dari Dubai menuju Jeddah dan Riyadh. Pihak bandara memastikan bahwa tidak terjadi penumpukan penumpang akibat dari pembatalan tersebut.
Assistant Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menyatakan, “Tidak ada penumpukan penumpang.” Ia menambahkan bahwa operasional penerbangan langsung dari Indonesia menuju Jeddah dan Madinah, Arab Saudi, sejauh ini berjalan normal dan lancar meskipun ada perkembangan situasi di Riyadh.
“Bandara Internasional Soekarno-Hatta memastikan operasional penerbangan langsung dari Indonesia menuju Jeddah dan Madinah, Arab Saudi, hingga saat ini berjalan normal dan lancar di tengah perkembangan situasi di Riyadh,” ujar Yudis.
Terkait maskapai yang melakukan pembatalan penerbangan lanjutan dari Dubai, Yudis menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan kewenangan operasional masing-masing maskapai. Pembatalan ini berdampak pada penumpang yang menggunakan penerbangan transit melalui Dubai. Namun, penerbangan dari Jakarta menuju Dubai dilaporkan tetap beroperasi seperti biasa.
“Pembatalan tersebut merupakan keputusan operasional masing-masing maskapai terkait dan berdampak pada penumpang yang menggunakan penerbangan transit melalui Dubai. Adapun penerbangan dari Jakarta menuju Dubai tetap beroperasi,” jelasnya.
Pihak bandara menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memastikan operasional penerbangan berjalan dengan baik. Keselamatan, keamanan penerbangan, serta kenyamanan pengguna jasa menjadi prioritas utama dalam setiap operasional.
Yudis mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk selalu memeriksa informasi dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum menuju bandara guna menghindari ketidaknyamanan.