JAKARTA – Aparat kepolisian dari Polres Jakarta Timur berhasil mengungkap kasus penganiayaan yang berujung pada kematian seorang bayi perempuan berusia satu tahun. Pelaku penganiayaan sadis tersebut ternyata adalah ayah kandung korban, yang berinisial RP (30).
Kejadian tragis ini pertama kali terungkap pada Kamis (1/10) malam, setelah Polsek Cakung menerima laporan mengenai penemuan bayi dalam kondisi meninggal dunia secara tidak wajar. Tim Unit Reskrim Polsek Cakung segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan awal.
Saat pemeriksaan di TKP, tim identifikasi Polres Jakarta Timur menemukan sejumlah luka lebam pada wajah korban, termasuk di mata sebelah kiri. “Dan dari hasil pengecekan oleh Tim Iden Polres Jaktim ditemukan luka lebam pada mata sebelah kiri, dan luka lebam sebelah kiri serta mengeluarkan darah,” ujar Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra dalam keterangannya pada Sabtu (3/10).
Pelaku, RP, sempat mencoba mengelabui saksi dengan berpura-pura menangis sambil menggendong korban dan meminta pertolongan untuk segera diantar ke rumah sakit. Ia beralasan bahwa korban mengalami muntah-muntah. Lebih lanjut, pelaku juga mencoba menyembunyikan perbuatannya dengan mengatakan bahwa luka lebam di wajah korban disebabkan oleh kipas angin yang terjatuh.
Namun, kebohongan pelaku terbongkar ketika saksi menanyakan langsung perihal kondisi korban. “Kemudian Saksi 1 bertanya terhadap pelaku ‘emang korban sakit apa’, kemudian korban diletakkan di lantai oleh pelaku dan berkata kalau korban sakit karena muntah-muntah. Tetapi, sewaktu dicek oleh Saksi 1 bahwa wajah korban penuh dengan luka lebam. Saksi 1 kemudian bertanya lagi terhadap pelaku ‘kamu apain anak ini’ dan dijawab oleh pelaku tertimpa kipas angin dan jawaban pelaku berbelit-belit,” tutur Kompol Andre.
Saat ini, pelaku RP telah diamankan di Mapolsek Cakung. Pihak kepolisian masih terus mendalami motif di balik tindakan penganiayaan keji yang dilakukan oleh ayah kandung terhadap bayinya sendiri tersebut.