Bogor – Piki Mutakim (25), salah satu anak buah kapal (ABK) kargo MT Honour 25 yang menjadi korban penyanderaan perompak Somalia, kini dilaporkan membaik setelah menjalani operasi penanganan luka tembak.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto dalam keterangannya pada Kamis (15/10/2026) menyatakan, “Kini dilaporkan semakin membaik setelah mendapatkan penanganan medis lanjutan di RS Bhayangkara TK I Polri. Korban menjalani operasi ulang untuk penanganan luka trauma tembak pada kaki kanan.” Operasi tersebut telah dilaksanakan pada hari Rabu (14/10) oleh tim dokter spesialis bedah tulang dan spesialis bedah plastik.
Kondisi korban yang membaik menjadi kabar positif bagi keluarga setelah melewati masa sulit akibat peristiwa penyanderaan tersebut. Korban sendiri merupakan warga Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, dan sebelumnya telah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis yang optimal.
Polres Bogor berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan, perlindungan, dan pengayoman, sekaligus memberikan dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi musibah. “Melalui langkah nyata tersebut, diharapkan proses pemulihan korban dapat terus berjalan dengan baik hingga dapat kembali beraktivitas bersama keluarga,” jelas AKBP Wikha Ardilestanto.
Sebelumnya, Polres Bogor telah bergerak cepat memberikan penanganan medis bagi Piki Mutakim. Kapolres Bogor memimpin langsung proses evakuasi medis warga Kabupaten Bogor tersebut dari kediamannya di Kecamatan Tenjo pada Jumat (9/10) malam pukul 20.00 WIB.
Misi kemanusiaan ini melibatkan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (SiDokkes) Polres Bogor. Tim medis diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan asesmen awal terhadap kondisi fisik maupun psikologis Piki. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, Piki memerlukan perawatan serta rehabilitasi pascatrauma yang intensif.
Malam itu juga, Polres Bogor mengerahkan ambulans untuk merujuk Piki ke Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat I R Said Sukanto Pusdokkes Polri atau RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.