CIPUTAT – Sebanyak 13 siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ciputat, Tangerang Selatan, diduga menjadi korban perundungan oleh kakak kelas mereka. Para korban tidak hanya dipaksa meminum minuman yang dicampur cuka dan bawang putih, tetapi juga dipalak.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq menjelaskan bahwa praktik perundungan ini dilakukan melalui semacam tantangan atau ‘challenge’. Siswi yang kalah atau melakukan kesalahan dalam tantangan tersebut dipaksa meminum campuran yang informasinya terdiri dari kopi, cuka, dan bawang putih.
Selain dipaksa mengonsumsi minuman tersebut, para korban juga dimintai uang. “Informasi awal, itu kayak kopi dicampur cuka, dicampur bawang putih,” tutur Bambang Askar Sodiq saat dihubungi pada Sabtu (24/10/2026).
Bambang menambahkan, dari 13 siswi yang menjadi korban, tiga di antaranya harus menjalani perawatan di rumah sakit karena mengalami sakit perut. Uang yang diminta dari para junior bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu.
“Ini juga ada yang informasi selain dipaksa untuk mengonsumsi minuman, juga ada yang dilakukan ini, pemalakan. Misalnya disertai permintaan uang ke junior-junior itu, dimintain Rp 5 ribu- Rp 10 ribu,” ungkap Bambang.
Terduga pelaku perundungan ini teridentifikasi sebagai satu orang siswi perempuan yang merupakan kakak kelas dari para korban. Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini lebih lanjut.