Wuzhen: Menjelajahi Pesona Kota Air Kuno 1.300 Tahun di Zhejiang

Kawasan wisata Wuzhen Scenic Area di Provinsi Zhejiang, China, menawarkan pesona kota air kuno yang memikat wisatawan asing maupun domestik. Bangunan-bangunan bersejarah yang mengelilingi sungai-sungai kecil menciptakan pemandangan unik yang membedakannya dari destinasi wisata lainnya.

Wuzhen terletak di bagian utara Kota Tongxiang, Zhejiang, tepat di tepi barat Grand Canal atau Kanal Besar China. Dengan usia mencapai 1.300 tahun, kota ini telah diakui sebagai objek wisata nasional tingkat 5A, kategori tertinggi di China, dan masuk dalam daftar 10 kota paling terkenal di negara tersebut. Wuzhen dikenal sebagai salah satu dari enam kota kuno di selatan Sungai Yangtze, di mana sebagian besar penduduknya masih bermukim di tepi perairan.

Menyusuri Jejak Sejarah di Wuzhen

Di Wuzhen, pengunjung dapat menemukan berbagai situs bersejarah penting. Salah satunya adalah Gerbang Peringatan Batu yang berasal dari era Enam Dinasti. Terdapat pula panggung di Kuil Tao Xiuzhen yang menambah kekayaan sejarah kawasan ini. Namun, destinasi yang paling banyak menarik perhatian wisatawan adalah bekas kediaman Mao Dun, seorang penulis terkemuka China dari abad ke-20.

Memasuki Wuzhen, pengunjung akan disambut oleh barisan bangunan kuno khas China. Arsitektur tradisional ini sebagian masih dihuni oleh penduduk lokal, sementara yang lainnya difungsikan sebagai toko yang menjual makanan khas dan oleh-oleh. Kehidupan sehari-hari warga terlihat jelas, dengan jemuran pakaian yang tergantung di dekat jendela, memberikan sentuhan otentik pada suasana kota.

Keindahan Kanal dan Jembatan Kuno

Kota kuno ini dipenuhi oleh gang-gang sempit yang berkelok dan kanal-kanal kecil yang menjadi urat nadi kehidupan Wuzhen. Jembatan-jembatan kuno yang membentang di atas kanal menjadi elemen ikonik yang menambah daya tarik pemandangan. Banyak wisatawan memanfaatkan jembatan ini sebagai lokasi berfoto, mengabadikan keindahan arsitektur dan suasana kota air.

Bagi pengunjung yang ingin merasakan pengalaman berbeda, menyusuri kota air menggunakan sampan menjadi pilihan yang menarik. Perjalanan singkat di atas kanal ini memungkinkan pengunjung untuk melihat Wuzhen dari perspektif yang berbeda, merasakan ketenangan dan keindahan kota dari atas air.

Kerajinan Kain Calico Biru Khas Wuzhen

Salah satu daya tarik budaya Wuzhen adalah kerajinan kain calico biru. Berdasarkan situs resmi Kawasan Wisata Wuzhen, kain ini merupakan warisan tradisional China yang telah ada sejak zaman Dinasti Han dan Jin. Proses pembuatannya menggunakan bahan katun dan pewarna alami dari tanaman nila.

Dahulu, kain calico biru banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai keperluan rumah tangga seperti tirai, selendang, tas, dan taplak meja. Kini, kerajinan ini telah berkembang dan diadaptasi menjadi berbagai produk modern, termasuk pakaian, topi, dan sandal. Kain yang telah diwarnai biru seringkali digantung di halaman rumah produksi, menciptakan pemandangan visual yang menarik dan menjadi latar berfoto favorit bagi pengunjung.

Antusiasme Pengunjung dan Festival Teater

Wuzhen tidak hanya menarik wisatawan mancanegara, tetapi juga ramai dikunjungi oleh warga lokal China. Salah satunya adalah Liu Xin, seorang pengunjung dari Kota Qingdao, Provinsi Shandong, yang datang bersama suaminya. Ini adalah kunjungan pertama mereka ke Wuzhen, dan mereka berencana untuk kembali setiap tahun.

Liu Xin mengungkapkan antusiasmenya terhadap festival teater yang sedang berlangsung di Wuzhen. “Kami datang ke sini dan kami berdua bertekad untuk kembali lagi setiap tahunnya demi festival ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa Wuzhen adalah kota air kuno yang sangat istimewa dan populer di media sosial.

Menurut Liu Xin, suasana di Wuzhen sangat istimewa. Ia terkesan dengan pengelolaan acara yang rapi dan teratur, meskipun ia sendiri adalah warga China. Pengalaman menyaksikan opera, drama, dan parade di jalanan menjadi bagian tak terlupakan dari kunjungannya di kota air yang bersejarah ini.

Tinggalkan komentar