Tragedi Kereta Quintinshill 1915: Kelalaian Juru Sinyal Renggut 230 Nyawa

Sebuah tragedi kereta api beruntun yang mengerikan terjadi di Inggris pada 22 Mei 1915, dipicu oleh kesalahan fatal dalam pengaturan posisi berhenti kereta. Kecelakaan yang dikenal sebagai Tragedi Kereta Api Quintinshill ini merenggut nyawa 230 orang.

Peristiwa nahas tersebut berawal pada pukul 06.45 pagi di dekat Persimpangan Quintinshill, yang terletak di jalur kereta api antara Glasgow dan Carlisle. Sebuah kereta api militer yang mengangkut prajurit Batalyon 1/7 Royal Scots dalam perjalanan menuju Liverpool untuk tugas di Gallipoli, menabrak kereta penumpang lokal yang sedang berhenti.

Kereta penumpang lokal yang seharusnya berada di jalur arah utara, justru dihentikan di jalur yang digunakan untuk kereta arah selatan akibat kesalahan pengaturan sinyal. Beberapa menit setelah tabrakan pertama, sebuah kereta cepat arah utara kembali menabrak puing-puing dari insiden sebelumnya.

Konstruksi gerbong kereta militer yang ringan membuatnya hancur parah akibat benturan beruntun tersebut. Situasi diperparah ketika tabung gas pada gerbong kereta militer pecah dan terbakar, menjebak serta membakar banyak tentara di dalamnya.

Akibat dari rangkaian tabrakan dan kebakaran ini, sebanyak 230 orang dinyatakan meninggal dunia. Rincian korban jiwa mencakup 3 perwira dan 207 prajurit yang tewas atau meninggal akibat luka-luka yang diderita. Selain itu, 5 perwira dan 219 prajurit lainnya mengalami luka-luka.

Penyebab utama tragedi ini diidentifikasi sebagai kesalahan dan kelalaian berat yang dilakukan oleh dua juru sinyal, James Tinsley dan George Meakin. Keduanya terbukti gagal mematuhi aturan dan regulasi yang ditetapkan oleh perusahaan kereta api, yang berakibat pada penghentian kereta di posisi yang salah. Atas kelalaian tersebut, kedua juru sinyal dinyatakan bersalah di Pengadilan Tinggi atas tindakan pembunuhan tidak sengaja akibat kelalaian berat.

Tinggalkan komentar