Pesawat jet siluman Amerika Serikat, F-117 Nighthawk, pernah berhasil ditembak jatuh oleh sistem rudal pertahanan udara asal Uni Soviet yang tergolong tua, yaitu S-125 Neva/Pechora. Peristiwa bersejarah ini menunjukkan kemampuan luar biasa dari rudal tersebut meskipun usianya tidak lagi muda.
S-125 Pechora/Neva adalah sistem rudal pertahanan udara dan darat yang dikembangkan oleh Biro Desain-1 (KB-1) Uni Soviet. Sistem ini secara resmi mulai beroperasi pada Maret 1961. Pengembangannya didorong oleh perubahan taktik pesawat tempur pada akhir 1950-an dan awal 1960-an, di mana pesawat mulai terbang pada ketinggian rendah untuk menghindari deteksi dan penghancuran.
Sistem deteksi dan panduan pada S-125 dirancang khusus agar tahan terhadap gangguan pantulan dari darat. Stasiun pemandunya mampu mengunci satu target dan menembakkan dua rudal dengan interval 5 detik. Versi awal sistem ini terdiri dari empat unit peluncur, masing-masing dilengkapi dua rel peluncur.
Salah satu keunggulan utama S-125 adalah mobilitasnya yang baik. Sistem ini dapat digelar dan dikemas dengan cepat, memungkinkan kompleks peluncur untuk segera berpindah lokasi setelah menembak guna menghindari serangan balasan. Taktik relokasi cepat ini terbukti sukses diterapkan di Mesir oleh kru Soviet melawan penerbangan Israel, serta di Vietnam melawan pesawat Amerika Serikat.
Berdasarkan pengalaman tempur tersebut, dikembangkanlah varian S-125M (Neva M) yang diadopsi pada tahun 1964. Varian ini menggunakan peluncur baru dengan empat rel peluncur, yang secara signifikan meningkatkan daya tembak sebesar 100%. Rudal pada varian ini juga memiliki jangkauan dan efektivitas yang lebih tinggi.
Pada dekade 1990-an, Rusia mengembangkan modernisasi lebih lanjut untuk sistem Pechora M. Sementara itu, Polandia juga merancang program modernisasi mandiri untuk armada S-125M miliknya.
Sistem S-125 Neva menjadi salah satu sistem rudal pertahanan udara paling sukses dalam sejarah. Sistem ini telah digunakan oleh 35 negara dan terlibat dalam berbagai konflik bersenjata. Di Polandia, sistem S-125 Neva pertama kali masuk pada tahun 1970 dan kemudian dilengkapi dengan versi Neva M.
Namun, pencapaian paling terkenal dari rudal tua ini adalah ketika berhasil menjatuhkan pesawat siluman AS, F-117 Nighthawk, di Yugoslavia pada 27 Maret 1999. Kemampuan ini sangat luar biasa mengingat S-125 Neva/Pechora merupakan sistem rudal yang sudah tergolong tua.