PIRA Rayakan HUT ke-18 dengan Aksi Donor Darah untuk RS Kanker Dharmais

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Pusat PIRA (Perempuan Indonesia Raya), Dr. Hj. Novita Wijayanti, SE., MM., mengajak seluruh kader PIRA untuk menjadikan momentum ulang tahun ke-18 organisasi sebagai ajang perluasan aksi kemanusiaan melalui kegiatan donor darah. Ajakan ini disampaikan dalam rangkaian acara HUT ke-18 PIRA yang mengusung tema “Sekantong Darah untuk Menyambung Kehidupan”, yang diselenggarakan di Kantor DPP Partai Gerindra pada Sabtu (3/10/2026).

Novita menekankan bahwa usia 18 tahun merupakan fase kedewasaan yang menuntut tanggung jawab, penentuan pilihan, serta kemampuan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Refleksi serupa diharapkan terjadi pada PIRA yang kini telah berusia 18 tahun. “Di usia ke-18 ini, kita tidak cukup hanya bertumbuh menjadi organisasi yang besar. Kita harus terus bertumbuh menjadi organisasi yang berguna,” ujar Novita.

Lebih lanjut, Novita menjelaskan bahwa HUT ke-18 PIRA dimaknai melalui semangat “Peduli, Kompak, Bergerak, Berdampak”. Semangat “Peduli” diartikan sebagai kehadiran saat sesama membutuhkan, sementara “Kompak” merepresentasikan persatuan langkah dan kekuatan perempuan-perempuan Indonesia Raya. “Bergerak” berarti menerjemahkan kepedulian menjadi aksi nyata, dan “Berdampak” memastikan setiap langkah membawa manfaat bagi masyarakat.

Donor darah dipilih sebagai kegiatan yang relevan dengan semangat tersebut, mengingat darah hanya bisa diperoleh dari manusia untuk membantu manusia lain. Novita meyakini kegiatan ini merupakan cara yang tepat bagi PIRA untuk memaknai kedewasaan organisasinya. Hasil donor darah ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan pasien di RS Kanker Dharmais. “Dari data RS Kanker Dharmais, Unit Transfusi Darah rumah sakit membutuhkan sekitar 2.500 hingga 3.000 kantong komponen darah setiap bulan,” ungkapnya.

Novita menambahkan bahwa kegiatan donor darah serupa telah dilaksanakan PIRA pada peringatan HUT ke-17 tahun lalu, bekerja sama dengan KESIRA dan UTD RS Dharmais. Saat itu, lebih dari 200 orang mendaftar dan 181 orang berhasil menjadi pendonor. “Tahun lalu itu awal yang baik, tetapi bagi saya itu baru permulaan. Hari ini kita menargetkan 250 peserta dan 200 kantong darah untuk RS Kanker Dharmais,” serunya.

Wakil Menteri Kesehatan RI sekaligus Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Kesehatan Indonesia Raya (KESIRA), Dr. dr. Benyamin P. Octavianus Sp. P (K), FIRS, menyambut baik semangat kolaborasi ini. Ia menyatakan bahwa Kementerian Kesehatan berkeinginan bekerja sama dengan PP PIRA untuk memperluas kegiatan kesehatan hingga ke berbagai daerah. “Kita ingin berkolaborasi dengan PP PIRA untuk turun ke daerah, memastikan kesehatan masyarakat Indonesia,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Novita menginstruksikan seluruh pengurus PIRA, termasuk Pimpinan Daerah di berbagai wilayah, untuk membawa semangat donor darah ke daerah masing-masing. Tujuannya adalah agar manfaatnya dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. “Marilah kita bawa semangat ini ke daerah masing-masing, bekerja sama dengan PMI dan rumah sakit setempat, agar semakin banyak masyarakat yang tertolong,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar