Sebuah insiden tak biasa terjadi pada perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) lintas Bekasi-Angke. Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan petugas pengawal kereta (Walka) berjaga di sebuah pintu KRL yang tidak menutup dengan sempurna. Kereta tersebut dilaporkan tetap melanjutkan perjalanan meski dalam kondisi tersebut.
Peristiwa ini terjadi pada rangkaian KRL lama, yang diketahui merupakan bekas dari Jepang. VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi kejadian tersebut terjadi pada Senin pagi pada perjalanan Commuter Line Nomor 5045 dengan relasi Bekasi-Angke.
“KAI Commuter menindaklanjuti kendala perjalanan Commuter Line berupa pintu yang tidak bisa tertutup sempurna pada perjalanan Commuter Line No 5045 relasi Bekasi-Angke. Untuk memastikan keamanan dan keselamatan pengguna saat perjalanan, Petugas Pengamanan Kereta (PAM Walka) terkait berkoordinasi dengan pihak terkait,” jelas Karina.
Untuk menjamin keselamatan penumpang, petugas Walka dilaporkan berjaga di pintu yang bermasalah tersebut selama perjalanan berlangsung. Tim teknis juga segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan awal pada pintu yang mengalami kendala.
“Petugas PAM Walka menjaga di pintu tersebut saat Commuter Line berjalan. Selanjutnya perjalanan Commuter Line No 5045 relasi Bekasi-Angke dijalankan hingga Stasiun Manggarai untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan awal,” tambah Karina.
Setelah penanganan awal di Stasiun Manggarai, KRL tersebut melanjutkan perjalanannya menuju Angke. Rangkaian kereta yang mengalami masalah kemudian ditukar dengan rangkaian kereta pengganti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kendala pada sistem pintu otomatis ini. Perusahaan mengimbau seluruh pengguna jasa untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi arahan petugas baik di stasiun maupun di dalam kereta.