Pertamina dan Pemprov Sulut Perkuat Koordinasi Distribusi BBM

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menggelar audiensi dengan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Kapolda Sulawesi Utara Irjen Yudho Hermanto. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor demi menjaga kelancaran penyaluran bahan bakar minyak (BBM) serta memastikan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat di Sulawesi Utara.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas dinamika penyaluran BBM di Sulawesi Utara, termasuk strategi penguatan pasokan, kelancaran distribusi ke stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dan pengaturan pelayanan bagi masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk memastikan penyaluran energi dapat berjalan optimal dan sesuai dengan kebutuhan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan bahwa Pertamina terus berupaya memperkuat pasokan dan mempercepat distribusi BBM. “Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat terkait untuk memastikan penyaluran BBM berjalan optimal. Sejumlah langkah telah dilakukan, mulai dari penguatan pasokan, optimalisasi distribusi dari terminal BBM ke SPBU, hingga pemantauan kondisi stok secara berkala agar penyaluran dapat diprioritaskan sesuai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Untuk mendukung penguatan pasokan, kapal MT Maritim Khatulistiwa yang membawa sekitar 5 juta liter Pertalite telah merapat di Depot Bitung. Selain itu, Pertamina juga mengoptimalkan dukungan distribusi dari Integrated Terminal (IT) Gorontalo melalui jalur darat, dengan tambahan penyaluran 168 ribu liter untuk wilayah Kotamobagu dan Bolaang Mongondow. Pasokan tambahan Pertalite lainnya sebanyak 10 juta liter juga dijadwalkan tiba di IT Bitung, sebagai bagian dari komitmen menjaga kesinambungan pasokan.

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk mendukung langkah Pertamina dalam menjaga kelancaran distribusi BBM. “Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara siap mendukung upaya Pertamina dalam menjaga kelancaran penyaluran BBM kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan. Melalui penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi ASN sesuai ketentuan yang berlaku, diharapkan mobilitas dapat dikelola dengan baik sehingga penggunaan BBM menjadi lebih efisien,” kata Yulius.

Secara operasional, Pertamina terus mengoptimalkan pengaturan pelayanan di SPBU melalui peran petugas marshall, pemantauan stok, dan pengaturan prioritas pengiriman. Koordinasi dengan pemerintah daerah juga terus ditingkatkan untuk kelancaran distribusi.

Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Yudho Hermanto, mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir mengenai pemenuhan kebutuhan BBM. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu khawatir. Pertamina sedang melakukan berbagai langkah untuk mempercepat penyaluran BBM di Sulawesi Utara. Kami juga terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran distribusi serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” tegas Yudho.

Lilik Hardiyanto menambahkan bahwa BBM merupakan kebutuhan vital bagi aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, Pertamina berkomitmen memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan menyampaikan perkembangan pasokan secara berkala. “Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi dan Polda Sulawesi Utara dalam menjaga kelancaran penyaluran energi. Kami akan terus mengoptimalkan distribusi dan memantau kondisi stok di SPBU agar kebutuhan masyarakat dapat terlayani dengan baik. Kami juga mengajak masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti informasi resmi dari Pertamina,” tutup Lilik.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran distribusi energi. Pemantauan pasokan, kedatangan kapal, proses pembongkaran BBM, serta penyaluran ke SPBU akan terus dilakukan secara berkala untuk memberikan pelayanan terbaik. Masyarakat yang mengalami kendala pelayanan atau menemukan indikasi pelanggaran dalam penyaluran BBM dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135.

Tinggalkan komentar