Sebuah video lawas yang menampilkan seorang pengusaha karaoke di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menolak menutup usahanya dengan alasan unik kembali beredar luas. Pria dalam video tersebut, yang diketahui bernama Mukhlis, menyatakan keberatannya untuk menutup tempat usahanya karena khawatir neraka akan sepi jika semua orang berperilaku baik.
Dalam video tersebut, Mukhlis terdengar menyampaikan argumennya. “Ada rembulan ada matahari, ada surga ada neraka, lha kalau kok suruh orang kok yang baik semua ya sudah kiamat sejak dulu to pak, lha nerakanya yang ngisi siapa? Orang jelek semua ya sudah kiamat sejak dulu, ya to? Harus ada keseimbangan, begitu to pak. Menolak karena ini hak milik saya,” ucapnya.
Plt Kasat Pol PP Demak, Agus Sukiyono, mengonfirmasi bahwa pria dalam video tersebut adalah Mukhlis, yang dulunya merupakan pemilik usaha karaoke. Kejadian dalam video itu sendiri merupakan bagian dari aksi protes terkait penegakan peraturan daerah setempat yang terjadi sekitar sepuluh tahun lalu.
Agus menjelaskan bahwa ia belum bertugas di Satpol PP saat kejadian tersebut berlangsung, namun peristiwa itu cukup dikenal banyak orang. “Pada saat itu ada namanya pengusaha karaoke namanya Mukhlis. Jadi waktu itu demo di kabupaten. Ada demo tentang supaya karaoke itu bisa hidup, izin dipermudah kepada bupati,” kata Agus.
Mukhlis sempat menemui perwakilan Pemerintah Kabupaten Demak. Setelah aksi tersebut, ia kemudian memberikan keterangan kepada wartawan, yang kemudian terekam dalam video yang kini viral. “Di situlah dia marah-marah ngono kepada semua orang biar wartawan ngerti. Ngomong pada wartawan ngomongnya itu, ada surga neraka lah segala macam,” ujar Agus.
Mukhlis memang dikenal sebagai sosok yang cukup populer di Demak, bahkan ia pernah menjabat sebagai lurah. Namun, Agus menambahkan bahwa usaha karaoke milik Mukhlis sudah tidak beroperasi lagi setelah adanya penegakan peraturan daerah. “Sudah tujuh tahun lebih itu enggak usaha karaoke tampaknya sudah istikamah enggak usaha itu lagi,” pungkasnya.