Aparat gabungan berhasil menangkap 24 orang yang diduga terkait peredaran narkoba di dua lokasi berbeda di Jakarta Barat, yaitu Kampung Ambon dan Kampung Boncos. Penangkapan ini dilakukan dalam sebuah operasi penggerebekan yang digelar pada hari Jumat (9/10/2026).
Brigjen Kristian Siagian, Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri, mengonfirmasi penangkapan tersebut. “Aparat gabungan menangkap 24 orang yang diduga terkait dengan peredaran di Kampung Ambon dan Kampung Boncos, Jakarta Barat. Mereka ditangkap saat aparat melakukan penggerebekan hari ini,” ujarnya kepada wartawan di Kampung Ambon.
Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Bismo Teguh Prakoso merinci bahwa dari total 24 orang yang diamankan, 8 orang ditangkap di Kampung Boncos, sementara 16 lainnya diamankan dari Kampung Ambon. Puluhan orang yang diamankan tersebut kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Tes urine juga akan dilakukan untuk memastikan apakah mereka mengonsumsi narkotika.
Operasi penggerebekan ini melibatkan personel gabungan dari Direktorat Tindak Pidana Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkoba Nasional (BNN), TNI, dan Satpol PP.
Kombes Bismo menjelaskan bahwa di Kampung Ambon, petugas menyasar berbagai lokasi seperti rumah kontrakan dan lapak-lapak. “Yang jelas yang kita dapati saat ini tadi secara fakta ada lapak ya, ada yang menyewakan bong-bong tersebut, kemudian ada yang menyimpan di kos-kosan, ada yang menyimpan di dalam motor, dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bismo menyatakan bahwa operasi pemberantasan narkoba akan terus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya secara insidental. Pihaknya juga akan melakukan upaya-upaya dialogis dan humanis. “Kemudian untuk operasi ini akan terus ya kita lakukan, tidak hanya insidental, tapi juga kita lakukan upaya-upaya dialogis, humanis, ngobrol, ya,” tambahnya.
Terkait rencana pemulihan, kepolisian akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) untuk program penciptaan lapangan kerja. Tujuannya adalah agar generasi muda tidak terjerat narkoba. “Kemudian kemarin saya sudah telepon Sekda Prov ya, Sekda Prov Jakarta, akan melibatkan Disnaker. Jadi mengupayakan supaya programnya Pak Kapolri di antaranya Polisi Peduli Pengangguran, nah nanti kita berusaha untuk komunikasikan membuka lapangan kerja memudahkan bagi eKampung Boncos ataupun Kampung Ambon dan yang lainnya,” pungkas Bismo.