TANGERANG SELATAN – Seorang pengemudi taksi online berinisial AA menjadi korban perampokan atau begal oleh penumpangnya sendiri di Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (5/10) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra menjelaskan kronologi kejadian berawal saat korban menjemput pelaku dari wilayah Ciledug dengan tujuan Pamulang. Pelaku memesan jasa transportasi daring tersebut melalui aplikasi menggunakan nama akun yang tidak sesuai dengan identitas aslinya, dengan dalih pesanan tersebut dibuat oleh temannya.
Pembayaran jasa transportasi tersebut dilakukan secara tunai. Dalam perjalanan menuju Pamulang, terjadi perselisihan antara korban dan penumpang. Perselisihan ini dipicu karena lokasi tujuan atau titik pemberhentian yang disepakati tidak sesuai dengan keinginan pelaku.
Setibanya di sekitar lokasi kejadian perkara (TKP), terduga pelaku menyatakan ingin turun dari kendaraan untuk mengambil uang tunai. Sebelum turun, pelaku meninggalkan tas yang dibawanya di dalam kendaraan korban sebagai jaminan bahwa dirinya akan kembali.
Namun, setelah pelaku kembali masuk ke dalam kendaraan, ia langsung melakukan kekerasan terhadap korban. Pelaku mencekik dan menusuk korban menggunakan senjata tajam. Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan serta kondisi tubuh yang lemah.
Selanjutnya, terduga pelaku menendang korban hingga keluar dari dalam kendaraan. Pelaku kemudian membawa kabur mobil Toyota Calya milik korban. Dalam kondisi terluka parah dan berlumuran darah, korban berhasil keluar dari kendaraan dan meminta pertolongan warga sekitar.
Warga yang melihat kondisi korban segera menghubungi pihak Kepolisian Sektor Pamulang. Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Polda Metro Jaya dilaporkan turut melakukan asistensi dalam penanganan kasus ini.