JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan program penataan komprehensif untuk kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Langkah-langkah perbaikan yang akan dilakukan meliputi perbaikan jalan yang rusak, pembenahan bundaran, hingga penanganan banjir melalui normalisasi Sungai Cakung Lama.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa sebagian besar fasilitas sosial dan umum (fasos-fasum) di Kelapa Gading telah diserahkan kepada Pemprov DKI. Hal ini memudahkan upaya penataan kawasan yang akan dilakukan secara menyeluruh.
“Kami juga bersyukur bahwa sekarang ini fasos-fasum yang ada di Kelapa Gading hampir sebagian besar sudah diserahkan kepada Pemprov DKI Jakarta,” ujar Pramono saat meninjau pembangunan jalan tembus Pulo Gadung-Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (9/10/2026).
Ia menambahkan bahwa perbaikan jalan-jalan yang bergelombang di Kelapa Gading akan segera dilakukan sebagai bagian dari penataan menyeluruh. “Kami segera melakukan penataan fasos-fasum Kelapa Gading dan juga sekaligus perbaikan jalan-jalan yang ada, karena hampir semua jalan di Kelapa Gading ini kan bergelombang,” jelasnya.
Selain perbaikan jalan, Pemprov DKI juga sedang menyelesaikan pembenahan bundaran Kelapa Gading yang sebelumnya sempat mengalami masalah. “Termasuk di bundaran Kelapa Gading yang paling utama, yang sedang, yang dulu bermasalah, sekarang ini sedang kita selesaikan,” tutur Pramono.
Untuk mengatasi masalah banjir di Kelapa Gading, Pemprov DKI telah melakukan normalisasi Sungai Cakung Lama hingga ke bagian muara. “Termasuk menangani urusan banjir di Kelapa Gading yang dulu tidak pernah banjir, sekarang ini Sungai Cakung Lamanya sudah kita lakukan normalisasi sampai dengan muara,” terangnya.
Pramono berharap pembenahan infrastruktur dan penanganan banjir ini dapat meningkatkan kenyamanan warga serta memperbaiki kualitas lingkungan di Kelapa Gading. Di sisi lain, pembangunan jalan tembus Pulo Gadung-Kelapa Gading sepanjang 1,8 kilometer ditargetkan rampung paling lambat pada 2027. Jalan yang dinamai Arteri Kelapa Gading ini diharapkan dapat mengurai kepadatan lalu lintas, khususnya di Jalan Perintis Kemerdekaan.
“Mudah-mudahan dengan penataan ini Jakarta menjadi semakin baik dan juga kemacetan di Jakarta juga berkurang secara signifikan,” pungkasnya.