Menperin Minta JIIPE Tingkatkan Serapan Pekerja Lokal

GRESIK – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mendorong pengelola kawasan industri Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur, untuk lebih serius dalam menyerap tenaga kerja lokal. Ia menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat sekitar untuk berkontribusi dalam geliat industri di wilayah tersebut.

“Kami ingin kawasan industri itu melibatkan banyak tenaga kerja lokal,” ujar Sarmuji usai melakukan peninjauan di pabrik PT Xinyi Glass di JIIPE, Gresik.

Menurut Sarmuji, beberapa perusahaan yang telah beroperasi di JIIPE memang sudah mempekerjakan warga setempat. Namun, ia menilai bahwa penyerapan tenaga kerja dari wilayah Gresik masih memiliki potensi untuk ditingkatkan.

Sebagai contoh positif, Sarmuji menyebut PT Xinyi Glass Indonesia dan PT Xinyi Solar Indonesia yang diklaim telah berhasil mempekerjakan sekitar 70 persen tenaga kerjanya dari masyarakat lokal. Ia berharap capaian ini dapat menjadi tolok ukur bagi perusahaan lain di JIIPE untuk memperluas keterlibatan komunitas sekitar dalam perkembangan industri.

“Kalau khusus di PT Xinyi Glass Indonesia dan PT Xinyi Solar Indonesia, 70 persen tenaga kerjanya adalah warga lokal, warga Gresik. Tapi secara keseluruhan, mungkin di JIIPE ini perlu ditingkatkan tenaga kerja-tenaga kerja lokal, khususnya yang ada di Gresik,” jelasnya.

Sarmuji, yang juga menjabat sebagai Sekjen DPP Golkar, menambahkan bahwa upaya peningkatan serapan tenaga kerja lokal membutuhkan sinergi yang kuat antara pihak industri dan pemerintah daerah. Ia menggarisbawahi peran pemerintah daerah dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan industri yang berkembang di JIIPE.

“Ini juga harus ada hubungan timbal balik. Pemerintah daerah juga harus menyiapkan sumber daya atau tenaga kerja yang kompeten, yang match dengan apa yang dibutuhkan oleh industri di kawasan JIIPE sini,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar