JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melakukan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan program prioritas Presiden berjalan sesuai sasaran.
Dalam kunjungannya, Tito didampingi oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Keduanya berdialog langsung dengan warga penerima bantuan, termasuk Eti Nurhayati dan Amung, serta meninjau kondisi rumah yang diusulkan menerima bantuan.
“Ini Bapak Maruarar Sirait, Menteri Perumahan, dititipkan Bapak Presiden untuk memperbaiki rumah Ibu,” ujar Tito saat berdialog dengan Eti Nurhayati, seperti dalam keterangan tertulis, Jumat (2/10/2026). Eti menyampaikan rasa senangnya atas perhatian pemerintah terhadap rumah yang ia tinggali bersama keluarga.
Berdasarkan verifikasi lapangan Kementerian PKP, rumah Eti memenuhi kriteria penerimaan bantuan. Kondisi rumah tersebut menunjukkan adanya rangka atap yang rapuh, sebagian dinding yang rusak, serta genteng yang bocor saat hujan.
Maruarar Sirait menekankan pentingnya pengecekan penerima bantuan agar sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan kondisi rumah dan profil calon penerima penting untuk mencegah program salah sasaran. “Saya tidak mau tidak tepat sasaran. Jangan rumah yang bagus, rumah orang menengah, kaya yang diperbaiki, dan rumahnya masih bagus. Makanya tadi dicek soal profilnya bagaimana,” ungkapnya.
Setelah meninjau rumah warga, Tito dan Maruarar juga menyaksikan proses Pemilihan Toko Terbuka (PTT) untuk BSPS. Kehadiran mereka menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh hunian yang layak.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Jawa Barat, dan pihak terkait lainnya.