TANGERANG SELATAN – Garis polisi kini terpasang di sepanjang bangunan yang rusak akibat ledakan dahsyat di Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, yang terjadi pada Rabu (14/10) malam. Lokasi kejadian pada Kamis (15/10) dipenuhi puing-puing sisa tembok ruko yang hancur, pagar, dan besi yang berserakan.
Pecahan kaca dari ruko serta kendaraan yang terkena dampak ledakan juga terlihat memenuhi jalan. Terdapat bercak darah di aspal dan di atas penutup mobil. Sebuah mobil boks dan enam unit sepeda motor dilaporkan rusak akibat ledakan tersebut.
Proses olah tempat kejadian perkara (TKP) masih berlangsung, melibatkan Puslabfor Mabes Polri, Polda Metro Jaya, dan Polres setempat. Petugas terlihat mengumpulkan sampel dan melakukan pendataan di area terdampak.
Ledakan yang terjadi sekitar pukul 18.15 WIB itu menyebabkan 13 orang menjadi korban, dengan dua di antaranya meninggal dunia. Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menyatakan bahwa hasil olah TKP awal tidak menunjukkan ledakan berasal dari bom.
“Hasil olah TKP dengan jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom. Ini adalah ledakan, ya, yang saat ini masih didalami. Memang di luar, setelah olah TKP, ada ditemukan beberapa tabung, ya,” ujar Brigjen Susatyo di lokasi kejadian.