Polisi menemukan adanya temuan gas etilen seberat 52 kilogram di lokasi ledakan yang terjadi di Pasar Cimanggis, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Gas etilen tersebut diketahui lazim digunakan oleh para pedagang untuk proses pematangan buah mentah.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menjelaskan bahwa di tempat kejadian perkara (TKP) ditemukan sebuah tabung etilen berukuran 52 kilogram. “Tabung etilen 52 kilo yang yang panjang, yang memang lazim biasanya digunakan itu untuk mematangkan buah, mematangkan buah,” ujar Susatyo kepada wartawan pada Kamis (15/10/2026).
Susatyo menambahkan bahwa titik ledakan berasal dari sebuah gudang penyimpanan buah. Ia memastikan bahwa ledakan yang menyebabkan korban jiwa tersebut bukan berasal dari bom. “Kemudian, TKP ini adalah gudang penyimpanan buah. Gudang penyimpanan buah dan hasil olah TKP dengan Jibom dan sebagainya, ini bukan bom. Ya, ini bukan bom,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan bahwa pihaknya masih terus mendalami penyebab pasti terjadinya ledakan tersebut. Saat ini, tim penyidik masih menunggu hasil penelitian dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. “Masih menunggu hasil scientific dari Puslabfor,” ucapnya.
13 Orang Menjadi Korban
Ledakan dahsyat itu terjadi pada Rabu (14/10) sekitar pukul 18.15 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan 13 orang menjadi korban, dengan rincian dua di antaranya meninggal dunia dan sebelas lainnya mengalami luka-luka.
“Data korban sementara total korban 13 orang, dengan rincian 11 orang luka-luka dan 2 orang meninggal dunia,” kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangannya pada Kamis (15/10/2026).
Dua korban yang meninggal dunia adalah Riko dan Achmad Tri Prasetyo. Sementara itu, 11 korban lainnya yang mengalami luka-luka saat ini tengah menjalani perawatan di tiga rumah sakit berbeda, yaitu RSUD Tangsel, RS Sari Asih, dan RS Fatmawati. “Ada empat orang luka berat, dua di antaranya luka bakar 90 persen, yakni atas nama Andri dan Andre,” imbuhnya.